;

RAPBD-P Sumsel Berkisar Rp 10,8 T

10 Sep 2021 Sumatera Ekspres
RAPBD-P Sumsel Berkisar Rp 10,8 T

PALEMBANG - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Sumsel TA 2021 mulai dibahas secara tertutup. Rencananya, RAPBD-P berkisar sekitar Rp 600 miliar dari APBD Induk Sumsel TA 2021 sebesar Rp 10,2 triliun. Artinya, besarannya menjadi Rp 10,8 triliun.

"Besaran RAPBD-P untuk pendapatan proyeksinya di kisaran Rp 500 miliar - Rp 600 miliar. Terbesar bersumber dari penambahan pajak BBMKB (Bahan Bakar Minyak Kendaraan Bermotor) yang lebih kurang Rp 300 miliar. Di luar itu ada pula dari pendapatan lain-lain, seperti dari dana PEN," kata Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki SE usai mengikuti rapat Badan Anggaran (Banggar) Pembahasan Forum Banggar pertama untuk pembahasan RAPBDP Sumsel TA 2021 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sumsel, kemarin.

Menurutnya, dalam rapat yang digelar maraton selama tiga hari terakhir ini porsi terbesar alokasi RAPBDP 2021 ini sama seperti sebelumnya, meliputi bidang pendidikan sebesar 20 %, kesehatan 10 % dan lain dengan fokus utama tetap pada upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

"Setelah dari rapat pertama di forum banggar ini akan dibawa ke komisi-komisi guna dibahas detail programnya. Baru setelah itu dikembalikan lagi ke forum rapat banggar kedua guna dilakukan sinkronisasi. Diharapkan bulan ini juga akan segera diselesaikan, harapnya. Hal senada disampaikan anggota banggar DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli, ST,MM yang menyebut telah menyelesaikan pembahasan pos pendapatan dan belanja.

Pembahasan RAPBD-P TA 2021 menurutnya akan memakan waktu hingga seminggu. "Betul, porsi pendapatan terbesar diproyeksikan ada di pajal BBMKB hampir Rp 300 miliar. Artinya Pemprov masih punya waktu lebih kurang 75 hari efektif lagi untuk dapat merealisasikan hal ini" ucap Syaiful di ruang kerja Fraksi PKS DPRD Sumsel, kemarin (9/9).

Dijelaskannya pula, pada RAPBD-P TA 2021 pinjaman tahap kedua yang sebesar Rp 289 miliar lebih ini dimasukkan. "Artinya total pinjaman Pemprov Sumsel di PT SMI ini Rp 590 miliar dan itu tahap pertama Rp 300 miliar tidak dikenakan bunga karena ada program dari pusat untuk membantu penanganan Covid-19 di daerah dan pinjaman kedua ini dikenakan bunga di bawah 5 %,” pungkasnya.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :