APBN 2022 Siapkan Rp 3 Triliun untuk Pembentukan Lembaga Pendanaan Bencana
Kementerian Keuangan akan membentuk lembaga pendanaan yang bertugas untuk mengumpulkan dana atau pooling fund bencana (PFB) guna mengurangi resiko yang harus ditanggung APBN terkait bencana alam maupun nonalam. Pooling Fund ini akan dibentuk tahun depan dengan alokasi dana untuk pendirian lembaga dianggarkan dalam APBN 2022. "Pada 2022 sebagai modal awal akan dialokasikan dari APBN sebesar Rp3 triliun. Setelah dikelola lau disiapkan untuk kegiatan penanggulangan bencana," analisis Kebijakan Ahli Madya Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Kristiyanto dalam diskusi virtual pada akhir pekan lalu.
Lembaga tersebut akan mengelola dana dari hibah, trust fund, dan bantuan dari pihak lain. Krisyanto mengatakan, untuk penyaluran dana penanganan bencana ini akan dilakukan sinergis antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kemenkeu, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas). BNPB adalah lembaga yang menjadi focal point dari kegiatan penanggulangan bencana.
Pemerintah meluncurkan pendanaan inovatif berupa dana bersama atau Pooling Fund bencana melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahuin 2021 tentang Dana Bersama Penanggulangan Bencana (Perpres 75/2021) pada 13 Agustus 2021." PFB hadir untuk menutup celah pendanaan atau financing gap tersebut akan mempercepat proses penanganan bencana. Saat ini PFB akan memiliki dana kelolaan awal sebesar kurang lebih Rp 7,3 triliun. Dengan demikian PFB, akan menambah kapasitas pendanaan bencana pemerintah dari semula hanya terdiri dari dua sumber utama yaitu APBN dana APBD," tutur Febrio Kacaribu, Kepala BKF Kemenkeu. (YTD)
Postingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023