;

Raih Untung Dari Usaha Salad Bar

31 Jul 2021 Tribun Sumsel
Raih Untung Dari Usaha Salad Bar

Salah satu menu sehat yang populer dan laris dibeli saat pandemi adalah salad bar. Makanan ini merupakan olahan berbagai sayuran yang ditambah dengan makanan protein seperti ayam, ikan ataupun aneka daging yang disiram saus salad atau salad dressing.

Para pelaku usaha salad bar pun sudah banyak. Salah satunya Anthony Handoko, pemilik Extract Juice and Salad Bar. Memulai usaha sejak Juli 2020, Anthony melihat bahwa selama pandemi, banyak orang yang membutuhkan asupan makanan dan minuman sehat.

"Dari situ, kami menjual cold presses juice kemudian salad bar," ujarnya.

Ada empat jenis jus yang dijajakan, mulai dari vitamin us, best of us, beet us and celebrate us. Harganya dibanderol dari Rp 30.000 - Rp 35.000. Sementara salad bar yang dijajakan beraneka ragam, mulai dari crispy chicken salad, chicken Caesar salad, beef rainbow salad, chicken potato salad, tuna shimeji salad, dan lainnya yang dibanderol mulai Rp 40.000.

Selama pandemi, Anthony mengaku permintaan salad bar dan jus kian meningkat. "Terlebih kami menyediakan paket immune booster yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh dari olahan jus yang mengandung vitamin C," ungkap Anthony.

Tak disangka, dirinya pun bisa meraup omzet Rp 30 juta - Rp 40 juta per bulan atau margin sekitar 20% sampai 30%.

Senada dengan Ida Ardiyanti, pemilik Hellobelly. Memulai usahanya sejak Desember 2019, Ida mengaku permintaan salad bar di tengah pandemi korona ini cukup tinggi. "Setiap open pre order seminggu sekali, selalu banyak pembeli," sebut lda.

Dalam seminggu, Ida bisa menjual 200 - 300 pack salad dengan harga jual Rp 35.000 - Rp 55.000. "Untuk omzet tak menentu, tapi setiap sebulan setidaknya dapat Rp 8 juta," imbuhnya. Meski mencecap hasil yang manis, rupanya untuk memulai usaha salad bar diperlukan berbagai hal yang disiapkan. Mulai dari modal, bahan baku utama, kepiawaian pegawai hingga media pemasarannya.

Anthony menyebutkan untuk modal awal. yang disiapkan di awal usaha cukup besar, yaitu sebesar Rp 50 juta. Biaya tersebut dikatakan untuk membeli beberapa bahan baku, tempat usaha, kemudian biaya pegawai. Soal bahan baku jus, ada beragam buah yang harus dibeli, seperti wortel, beet, apel nanas, jeruk dan lemon.

Sementara untuk bahan baku salad, Anthony biasanya membeli lettuce, wortel, jagung edamame, ayam, tuna, tomat dan lainnya. Meski tak merinci besaran biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku, Anthony mengatakan ketersediaan bahan baku cukup terkendali.

Di samping bahan baku, faktor lain yang harus disiapkan untuk menjajal usaha ini juga peralatan memasak. Seperti yang dirinci lda Ardiyanti, memiliki Oven besar dan pangrill cukup diperlukan untuk pengolahan salad bar. Selebihnya keterampilan memasak dan bantuan pegawai untuk memproduksi dan menyiapkan salad untuk dijual. "Untuk saat ini, saya masih produksi rumahan, jadi masih dibantu keluarga dan dua pegawai tambahan," tandasnya.

Jika, sudah menyiapkan bahan baku, peralatan usaha, dan pegawai yang membantu dalam hal produksi, maka jangan lupa untuk memasarkannya. Masing-masing pelaku usaha memiliki cara tersendiri untuk mempromosikan produk salad barnya. Misalnya saja, Anthony yang kerap memberi promo diskon berupa gratis salad atau jus bila pembeli memposting produk kami di instagramnya @extractjuiceandsaladbar. Tak heran, kalau pembelinya tidak hanya kalangan anak muda hingga pegawai kantoran di seluruh Jakarta, bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. ProduK Kami juga kerap dipesan Dinas Kementerian Sosial dan pemah dibeli salah satu youtuber, Putri Habibie," ucapnya.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :