;
Tags

Kerjasama Ekonomi

( 335 )

Chiyoda Garap EPC Proyek Smelter Freeport

Ayutyas 16 Jul 2021 Investor Daily, 16 Juli 2021

PT Chiyoda International Indonesia terpilih untuk menggarap kegiatan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) proyek Smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama yang dilakukan PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Chiyoda International Indonesia. Kontrak tersebut mencakup pengerjaan proyek pembangunan smelter berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan oleh Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, disaksikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ridwan Djamaluddin, Chief Executive Officer (CEO) MIND ID Orias Petrus Moedak, President & Chief Financial Officer (CFO) Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, Chairman Chiyoda Corporation Masakazu Sakakida, dan Chiyoda Corporation President Masaji Santo. Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana juga menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi bagi Indonesia melalui pembangunan Smelter Manyar. Nao to berharap, pengalaman dan kepe mimpinan Chiyoda sebagai salah satu perusahaan terkemuka di dunia akan membantu mewujudkan tujuan optimalisasi hilirisasi nasional.

(Oleh - HR1)

Kerja Sama Perdagangan, Sumbar Perluas Pasar Afrika

Ayutyas 09 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat terus berupaya untuk meningkatkan serapan komoditas berorientasi ekspor untuk mengisi sejumlah pasar berbagai negara di Benua Afrika.Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi mengatakan selama ini produk asal daerah tersebut sudah mengisi pasar di sejumlah negara di Afrika.Di antaranya Cassiavera atau kayu manis diserap oleh negara Aljazair, kemudian Cengkeh ke Nigeria, tepung kelapa ke Maroko, serta crude palm oil (CPO) ke Tanzania dan Kenya.Menurut Mahyeldi, produk asal Sumbar berpeluang menembus pasar di negara-negara Benua Afrika karena dinilai memiliki kualitas yang bisa bersaing dan kedekatan sejarah.

Sementara itu, Kuasa Usaha ad interim Kareem International, Yusra Khan berharap bisa memberikan sumbangsih untuk kemajuan daerah dengan membantu perdagangan ekspor produk Sumbar ke negara-negara Afrika.Dia mengatakan dalam beberapa hal, Sumbar memiliki kedekatan yang lebih baik dibandingkan dengan Afrika dengan Eropa, misalnya dari segi kuliner. Kuliner antara rendang dari Sumbar dengan kuliner di Afrika bagian Timur memiliki kedekatan.CEO Kareem International, Isnandar mengatakan rendahnya tingkat ekspor Indonesia bukan karena tidak memiliki produk tetapi tidak memiliki pedagang di luar negeri.Hal itu yang mendorongnya mendirikan perusahaan khusus untuk ekspor ke Afrika. “Kami berharap bisa membantu daerah termasuk Sumbar untuk mengekspor produk ke Afrika,” katanya.

(Oleh - HR1)

Diresmikan Pabrik Daur Ulang Termodern

Sajili 01 Jul 2021 Surya

PT Veolia Services Indonesia atau Veolia Indonesia bekerja sama dengan PT Tirta Investama (Danone-AQUA) meresmikan pabrik daur ulang botol plastik PET (Polyethylene Terephthalate) di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).

Peresmian fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan 7.000 meter persegi ini dihadiri Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia bersama Sven Beraud-Sudreau, CEO Veolia Southeast Asia, dan Connie Ang, Presiden Direktur Danone-AQUA.

Sven Beraud-Sudreau, CEO Veolia Southeast Asia mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah di sejumlah negara untuk membantu pengelolaan sampah plastik di negara mereka. Apalagi fasilitas daur ulang plastik PET ini juga dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan baku plastik daur ulang untuk produk-produk lainnya.

Sejalan dengan hal tersebut, kemitraan yang dibangun bersama Veolia Indonesia ini akan dapat meningkatkan volume plastik PET daur ulang atau rPET yang digunakan di seluruh kemasan botol Danone-AQUA hingga 3x lipat dibandingkan pemakaian saat ini.


Hanya Sumbang 2,8 Persen

Sajili 18 Jun 2021 Surya

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada sektor pertanian di kabupaten Sidoarjo masih rendah. Terbukti, tahun PDRB 2020 pada sektor ini hanya menyumbang 2,8 persen saja. Bupati Sidoarjo menyebutkan, rendahnya pendapatan pada sektor pertanian karena ada pergeseran fenomena petani pemilik lahan dan panjangnya distribusi mata rantai antara petani dengan pasar.

Kedua hal itu harus dicarikan solusinya. Salah satunya, menggandeng Perum Bulog, Asosiasi Penggiling Gabah dan Beras, Gapoktan, Petani Milenial, perwakilan Pabrik Gula Candi dan Krembung, serta PT Indomarco Prismatama.

Pemkab Sidoarjo dan Bulog menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur Bisnis Perum Bulog. Fokus kerja sama, pengadaan dan pendistribusian beras. Kerja sama akan berlangsung selama dua tahun. Targetnya mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan para petani dan menaikkan PDRB pada sektor pertanian.

Selain Bulog, Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian membuat komitmen kerja sama dengan pengelola Indomaret untuk membantu penjualan beras dan gula hasil dari produksi petani Sidoarjo. Kerja sama juga melibatkan dua pabrik gula, pabrik gula Candi dan Krembung. Termasuk juga melibatkan Asosiasi Penggiling Gabah dan Beras dengan Gapoktan. Upaya ini untuk memutus mata rantai distribusi.


Indonesia-Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Digital

Ayutyas 11 Jun 2021 Investor Daily, 11 Juni 2021

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate dan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi membahas masuknya Indonesia ke Digital Collaboration Organization (DCO) serta peningkatan implementasi kerja sama ekonomi digital Indonesia dan Arab Saudi. Pembahasan tersebut dilakukan untuk merealisasikan kerja sama yang lebih konkret dalam implementasinya. Karena, Indonsia sudah lama diharapkan bergabung dalam organisasi kerja sama bidang digital negaranegara Organisasi Konferensi Islam (DCO) dan meningkatkan kerja sama bilateral ekonomi digital dengan Arab Saudi. “Kerja sama bilateral yang dibicarakan berkaitan dengan bagaimana kerja sama antara Kerajaan Saudi dan Indonesia di bidang digital ekonomi yang sudah dirintis dari awal dan bagaimana ini untuk diteruskan agar lebih konkret,” ujar Johnny, usai bertemu Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi di Rumah Dinas Menteri, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, seperti dikutip Kamis (10/6).

Menurut Menkominfo, pembahasan kali ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kerajaan Arab Saudi dan pertemuan G20 di Davos beberapa waktu lalu. “Duta Besar Arab Saudi berkunjung untuk bertemu saya. Ini dalam rangka menindaklanjuti kunjungan Bapak Presiden ke Saudi Arabia pada 2019 dan pertemuan Menteri ICT Kerajaan Saudi dengan saya di Davos pada Februari 2020, yaitu berkaitan dengan kerja sama bilateral dan multilateral di bidang teknologi informasi. Itu yang tadi yang dibicarakan,” ungkapnya.

(Oleh - HR1)

OVO Menggandeng FastPay untuk Pengisian Saldo

Sajili 10 Jun 2021 Kontan

Ovo menggandeng Fastpay menjadi mitra pengisian saldo. Kerjasama tersebut menambah jaringan pengisian saldo Ovo mengingat Fastpay memiliki 265.000 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Head of Corporate Communications Ovo Harumi Supit, menuturkan, kolaborasi dengan Fastpay memungkinkan Ovo memberi pelayanan bagi masyarakat unbanked dan underbanked. Sehingga bagi yang tidak memiliki rekening bank tetap bisa melakukan top up saldo Ovo secara offline melalui mitra-mitra Fastpay.

Sementara Laksita Safitri Cakrawarti Head of Biller Acquisition Division PT Bimasakti Multi Sinergi (Fastpay) menyebut kolaborasi dengan Ovo merupakan kerja sama yang sangat positif dan menguntungkan serta memudahkan masyarakat secara luas.

Dari sisi pengguna Ovo, kerjasama dengan Fastpay yang memiliki mitra hingga 265.000 di seluruh Indonesia, tentu akan sangat membantu masyarakat yang selama ini tidak memiliki rekening bank dalam melakukan pengisian saldo.


GoTo Melahirkan Para Triliuner & Miliader Muda

Sajili 08 Jun 2021 Kontan

Bisnis teknologi digital di Indonesia menjanjikan cuan menggiurkan. Kehadiran GoTo (dari aksi merger super app Gojek dan raksasa e-commerce Tokopedia), menandai babak baru perjalanan bisnis digital di Tanah Air.

Fakta memperlihatkan, kurang lebih satu dekade bisnis Gojek dan Tokopedia di Indonesia telah melahirkan triliuner dan miliarder muda. Sosok miliarder baru itu tak lain adalah para pendiri Gojek dan Tokopedia. Nadiem Anwar Makarim yang kini Mendikbud semisal, nilai asetnya di Gojek (kini GoTo) telah melonjak lebih dari 321 kali lipat menjadi Rp 4,22 triliun.

Angka ini dihitung berdasarkan simulasi investasi PTelekomunikasi Selular (Telkomsel) di Gojek yang mencapai USS 450 juta, setara Rp 6,4 triliun (kurs Rp 14.300 per dollar AS) dengan kepemilikan 89.125 unit saham.

Dari situ, nilai valuasi aset William Tanuwijaya lebih tinggi. Pendiri Tokopedia itu memiliki nilai aset di GoTo Rp 4,68 triliun. Sosok kunci lain di GoTo adalah Leontinus Alpha Edison, Andre Sulistyo dan Kevin Bryan Aluwi.

Badan hukum hasil merger GoTo adalah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, yang tak lain merupakan badan hukum Gojek sebelumnya. Mengacu data terakhir Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM per 29 Mei 2021, komposisi kepemilikan saham PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias GoTo semakin gemuk.

Manajemen Gojek dan Tokopedia enggan mengomentari komposisi kepemilikan saham pasca merger. Gojek hanya bilang, kolaborasi dengan Tokopedia sehingga menjadi GoTo merupakan dua perusahaan yang setara.


Bulog-TaniHub Dukung Ekosistem Ketahanan Pangan

Ayutyas 27 May 2021 Investor Daily, 27 Mei 2021

JAKARTA–Perum Bulog menjalin kerja sama dengan TaniHub Group untuk mendukung pengembangan ekosistem ketahanan pangan nasional. Bulog memiliki jaringan dan sistem pergudangan dengan cakupan yang sangat luas di seluruh Indonesia, sementara Tanihub Group memiliki pengalaman dan kemampuan teknologi terdepan di bidang agritech. Kedua pihak meyakini bahwa kerja sama tersebut akan menciptakan competitive advantages yang sangat besar bagi ekosistem ketahanan pangan nasional. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) yang dilakukan Direktur Bisnis Perum Bulog dan CEO TaniHub Group di Kantor Pusat Perum Bulog Jakarta, Selasa (25/5).

Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengatakan, kolaborasi juga menyangkut kerja sama dalam bentuk pembiayaan bagi petani binaan Bulog, penyerapan dan pemasaran produk-produk petani binaan Bulog. Selain menyerap hasil petani Bulog, TaniHub Group juga akan memasok produk segar untuk seluruh gerai milik Bulog. Sementara itu, CEO TaniHub Group Pamitra Wineka mengatakan, pihaknya sangat bersemangat untuk menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Bulog sebagai BUMN pangan yang memiliki sarana infrastruktur yang sangat luas dan berada di tengah-tengah ibukota provinsi dan ibukota kabupaten. Startup agritech dengan pertumbuhan terbesar di Indonesia tersebut dengan Bulog mempunyai banyak kesamaan dalam visi besar untuk pertanian dan pangan di Indonesia

(Oleh - HR1)

MPPA Gandeng JD.ID Perkuat Layanan Omni-channel

Ayutyas 06 May 2021 Investor Daily, 6 Mei 2021

JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) terus memperkuat layanan omni-channel O2O melalui kolaborasi terbaru dengan JD.ID. Kolaborasi ini memungkinkan MPPA menempatkan Toko Virtual Resmi Hypermart, Foodmart, Primo, dan Hyfresh di JD.ID untuk memberikan lebih banyak akses dan kenyamanan bagi pelanggan dalam berbelanja berbagai macam produk segar berkualitas dan barang-barang rumah tangga. “Mulai hari ini, 30 toko di Jabodetabek siap mendukung kolaborasi ini. Sementara MPPA akan menambah lebih banyak toko secara nasional ke dalam platform sepanjang tahun 2021. MPPA juga terus meningkatkan penawaran online organiknya di Chat & Shop by WhatsApp dan Hypermart Online e-commerce untuk solusi bisnis ritel online lengkap bagi pelanggan secara nasional di tengah pandemi Covid-19 dan tren pertumbuhan gaya hidup digital modern yang diadopsi oleh konsumen,” kata Corporate Secretary & Public Affairs MPPA Danny Kojongian dalam keterangan resmi, Rabu (5/5).

Terkait kolaborasi ini, Head of Offline Business JD.ID Eyvette Tung mengungkapkan kegembiraannya atas kolaborasi antar kedua perusahaan. “JD.ID bukan hanya platform ‘#DijaminOri’ atas produk 3C (komputer, elektronik rumah tangga, dan perangkat komunikasi), tetapi juga merupakan platform belanja online ‘all-in-one’ dan ‘one-stop’ untuk semua kebutuhan konsumen. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan lebih banyak lagi pilihan produk bagi pelanggan kami, terutama produk makanan, makanan segar segar, hingga perlengkapan rumah tangga. Melalui kemitraan kami dengan MPPA, kami pun akan tetap setia pada komitmen untuk hanya menyediakan produk berkualitas tinggi, dengan layanan pengiriman yang cepat dan andal,” kata Eyvette.

(Oleh - HR1)

Jejaring Usaha Ekosistem Pariwisata

Sajili 27 Apr 2021 Koran Tempo

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang membentuk jaringan usaha yang akan menghubungkan bisnis anggota holding atau usaha gabungan bidang pariwisata.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan pembentukan holding perhotelan yang menggabungkan lebih dari 20 aset hotel dan akomodasi merujuk pada paparan program holding pariwisata yang disosialisasi oleh Kementerian BUMN pada Oktober 2020, skema peryatuan usaha itu akan melibatkan berbagai BUMN dan anak usahanya.

Entitas utama yang akan bergabung adalah PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Inna Hotels and Resorts yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Sarinah (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) alias Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), serta Taman Wisata Candi (TWC). Adapun PT Survai Udara Penas (Persero) ditunjuk sebagai induk holding.

Keanggotaan holding terbagi dalam empat kluster. Bila sesuai dengan rencana, kluster bandara dipegang Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II. Sementara itu, kluster penerbangan digarap Garuda Indonesia dan Pelita Air Service. Ada juga kluster manajemen destinasi yang beranggotakan lima korporasi, termasuk ITDC. Kluster terakhir terkait dengan servis aviasi dan logistik yang ditangani 11 entitas, termasuk PT Sarinah dan beberapa anak usaha BUMN.