Internasional
( 1369 )Korea Selatan Panen Investasi dari AS
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol berhasil mengumpulkan investasi asing senilai hingga 4,4 miliar dollar AS dalam kunjungan selama enam hari di AS. Dilansir dari kantor berita Yonhap, Rabu (26/4/2023), ada enam perusahaan teknologi canggih dari AS yang ingin menanam modal di Korsel. Mereka bergerak di sektor energi hidrogen, daur ulang dan infrastruktur ramah lingkungan, serta semikonduktor. (Yoga)
Harga CPO Tertekan Uni Eropa dan India
Harga minyak CPO dunia diperdagangkan di kisaran 3.600-3.700 ringgit Malaysia per ton dua pekan terakhir. Harga tersebut tertekan karena UU Bebas Deforestasi Uni Eropa disetujui oleh parlemen serta kebijakan substitusi minyak nabati di India. Per Selasa (25/4) CPO di Bursa Derivatif Malaysia diperdagangkan pada harga 3.601 ringgit Malaysia (RM) per ton, naik 0,7 % secara bulanan dan turun 43,73 % secara tahunan. Harga CPO itu merosot jauh dari harga 4 April 2023 yang mencapai 3.945 RM. Trading Economics menyebutkan, hal itu dipengaruhi oleh penurunan produksi CPO serta harga minyak nabati dan minyak mentah dunia. Parlemen Uni Eropa (UE) yang menyetujui UU Bebas Deforestasi UE (EUDR) juga turut menekan harga CPO.
Selain itu, India mengurangi impor CPO sekitar 400.000 ton dan menggantinya dengan minyak biji bunga matahari dan kedelai. India memberlakukan kebijakan itu untuk periode April-Juni 2023. Pada 19 April 2023, India telah membatalkan pembelian 75.000 ton CPO untuk pengiriman Mei 2023, termasuk dari Indonesia. India merupakan negara pengimpor minyak sawit terbesar dunia pada 2022, yakni mencapai 9,03 juta ton. Kemudian disusul China dengan impor sebanyak 7,2 juta ton. Pada 2022, total impor minyak sawit global mencapai 42,69 juta ton. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto, Selasa, mengatakan, harga CPO dunia pada pekan terakhir April 2023 memang cenderung turun. Penurunan produksi di Indonesia dan Malaysia akibat libur Lebaran 2023 memang berpengaruh, tetapi tidak terlalu terlihat besar dampaknya. ”Faktor utama penurunan harga CPO lebih karena pergerakan pasar global. Harganya cenderung naik dan turun,tidak bisa terus-menerus stabil,” ujarnya. (Yoga)
SDM Terlatih Pimpin Industri Berevolusi
Dengan pelatihan, keterampilan SDM untuk menerapkan teknologi terbaru dalam Revolusi Industri 4.0 akan termutakhirkan sehingga dapat memimpin transformasi manufaktur. Industri makanan-minuman menjadi salah satu sektor manufaktur yang enggan ketinggalan memanfaatkan kesempatan pelatihan SDM dalam menyokong revolusi industri keempat. ”Setelah Hannover Messe ini, selama 2-3 tahun ke depan terdapat pelatihan yang dapat diikuti oleh 800 perusahaan anggota Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi). Totalnya sekitar 1.200 orang di tingkat manajerial (akan mengikuti pelatihan),” tutur Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika saat ditemui di sela pameran teknologi Hannover Messe 2023, Minggu (16/4) di Hannover, Jerman.
Materi pelatihan ini berorientasi pada penerapan teknologi dalam Revolusi Industri 4.0. Sejak empat tahun lalu, Kemenperin telah memfasilitasi bimbingan teknis dengan materi serupa yang menggandeng Siemens Indonesia untuk pelaku agro industri. Berbeda dengan bimbingan yang sudah berjalan itu, Putu menyatakan, pelatihan kali ini sudah diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan peserta dapat memperoleh sertifikat. Head of Vertical Sales Siemens Indonesia Danu Nugroho memaparkan, materi untuk manajer utamanya perihal penerapkan Revolusi Industri 4.0 beserta manfaat yang diperoleh. Manajer yang dapat mengikuti pelatihan mesti cakap berbahasa Inggris serta dapat mengembangkan materi yang diperoleh dalam industri masing-masing di Indonesia.(Yoga)
Perdagangan Menurun, Industri Pengangkutan Diprediksi Resesi
NEW JERSEY, ID – Pangsa pasar dalam hal total volume perdagangan antara pelabuhan-pelabuhan besar di wilayah Pantai Timur dan Barat, yang bersaing, untuk masuk ke negara tersebut dilaporkan mengalami penurunan seiring perekonomian yang melemah. Presiden J.B. Hunt Transport Services, Inc. Shelley Simpson pun mengatakan kepada para analis di kuartal I-2023 bahwa industri pengangkutan ini berada di tengah-tengah resesi. Menurut data perdagangan terbaru yang dirilis Pelabuhan New York dan New Jersey, kedua pelabuhan peti kemas terbesar di Pantai Timur itu menunjukkan sedikit peningkatan dalam pemrosesan peti kemas, tetapi jumlah pesanan angkutan laut di masa depan terus menurun. Catatan menunjukkan bahwa pada Maret, Pelabuhan New York dan New Jersey menangani 574.452 TEU (twenty-foot equivalent unit atau unit ekuivalen dua puluh kaki) sehingga menjadikannya pelabuhan tersibuk ketiga di negara ini. Namun, selisih antara Pelabuhan Los Angeles, yang memproses peti kemas paling banyak pada Maret, dan Pelabuhan New York/New Jersey adalah 48.781 TEU. Di samping itu, dalam tiga bulan pertama 2023, Pelabuhan New York dan New Jersey tercatat sebagai pelabuhan tersibuk kedua di negara ini. Pasalnya, pelabuhan-pelabuhan itu memindahkan hampir 1,8 juta TEUs, sama dengan jumlah yang dipindahkan selama periode yang sama di 2019. (Yetede)
Belanja Militer Dunia Membengkak
Akumulasi belanja militer secara global pada 2022 mencapai 2,24 triliun USD, meningkat 3,7 % dibandingkan tahun sebelumnya. AS, China, dan Rusia menyumbang 56 % kenaikan. Akumulasi belanja negara-negara anggota NATO mencakup 55 %. Demikian data belanja militer global yang dirilis Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada Senin (24/4). SIPRI adalah lembaga riset berbasis di Stockholm, Swedia, yang fokus pada data militer global. Belanja militer yang dimaksud merujuk pada pengeluaran semua pemerintahan untuk kekuatan militer dan berbagai kegiatannya. Ini termasuk gaji, biaya operasional, pembelian peralatan dan persenjataan, konstruksi militer, riset dan pengembangan, serta administrasi. Bantuan militer juga termasuk di dalamnya.
Berdasarkan data SIPRI, belanja militer secara global yang konsisten tumbuh dalam delapan tahun terakhir mencapai rekor baru pada 2022, yakni 2,24 triliun USD, melampaui rekor global untuk pertama kalinya pada 2021 yang menembus 2 triliun USD. Lonjakan belanja militer tertinggi pada 2022 dibukukan oleh Eropa, yakni 13 %. Peningkatan terutama berasal dari Rusia dan Ukraina yang terlibat perang. Lonjakan tertinggi lainnya terjadi di Finlandia (meningkat 36 %), Lituania (27 %), Swedia (12 %), dan Polandia (11 %). Perang di Ukraina, menurut SIPRI, menjadi faktor pemicu lonjakan belanja militer di sejumlah negara. Demikian pula dengan meningkatnya ketegangan di Asia Timur. ”Berlanjutnya lonjakan belanja militer secara global pada beberapa tahun belakangan adalah tanda bahwa kita hidup di dunia yang semakin tidak aman,” kata peneliti senior Program Belanja Militer dan Produksi Senjata SIPRI, Nan Tian, dikutip dari laman SIPRI. (Yoga)
Indonesia Lanjutkan ”Dedolarisasi”
Indonesia meneruskan upaya mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dollar AS atau ”dedolarisasi”. Hal ini tecermin dari rencana BI menjalin kerja sama dengan Bank Sentral Korsel untuk merealisasikan penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi menggunakan mata uang lokal kedua negara masing-masing pada Mei mendatang. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, Indonesia sudah menggagas diversifikasi penggunaan mata uang selain USD untuk penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi. Sejak 2017, Indonesia telah menjalin kerja sama penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi (local currency transaction/LCT) menggunakan mata uang lokal dengan Malaysia, Thailand, Jepang, dan China. ”Ini dedolarisasi. Kami diversifikasi penggunaan mata uang selain dollar AS untuk penyelesaian transaksi antar negara. Indonesia sudah menggagas dan melakukan itu,” ujar Perry, Selasa (18/4).
Selain Korsel, lanjut Perry, pihaknya juga akan menambah jumlah negara dalam kerja sama LCT ini dengan negara-negara di Asia Tenggara. Tak hanya kerja sama LCT, kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara antara lain juga dilakukan dalam bentuk sistem pembayaran lintas negara QRIS atau Standar Respons Cepat Indonesia dan fast payment antarnegara. Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan pengembangan ASEAN Payment Connectivity. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menambahkan, dunia usaha menyambut baik inisiatif LCT. Ini tecermin dari jumlah pelaku usaha yang terlibat dalam LCT yang kini telah mencapai 2.014, meningkat pesat dari tahun lalu sebanyak 1.740. Pada Januari dan Februari 2023, transaksi dari empat negara yang sudah bekerja sama dengan Indonesia, yakni Malaysia, Thailand, Jepang, dan China, tercatat menggunakan mata uang lokal setara dengan 957 juta USD. (Yoga)
Suku Bunga Jepang Tetap Rendah
Gubernur Bank of Japan (BoJ) baru, Kazuo Ueda menyampaikan pesan bahwa Jepang akan tetap menjadi negara yang dovish dalam hal kebijakan moneter. Dengan mempertahankan tingkat suku bun ga sangat rendah, setidaknya untuk saat ini. Ueda menyampaikan itu di hadapan para pembuat kebijakan dari kelompok negara ekonomi maju di Washington, AS pekan lalu. Sejak mengambil alih tampuk kepemimpinan seminggu yang lalu, Ueda telah memberikan beberapa petunjuk bahwa stimulus besar-besaran dari pendahulunya yang dovish, Haruhiko Kuroda, pada akhirnya akan dihapuskan. Namun, diskusi mengenai kapan dan bagaimana beralih dari kebijakan sangat longgar akan membutuhkan waktu. Dengan demikian, Ueda memi liki banyak alasan untuk meyakinkan dunia bahwa perubahan tidak akan terjadi dengan cepat.
“Di banyak negara, tingkat inflasi sangat tinggi atau tidak cukup melambat. Hal yang penting adalah, situasinya sangat berbeda di Jepang, yang saya jelaskan dalam pertemuan tersebut,” ujar Ueda kepada wartawan, Rabu (12/04) usai menghadiri pertemuan para pemimpin keuangan kelompok G7 di sela Pertemuan Musim Semi Bank Dunia-IMF, yang dilansir Reuters pada Senin (17/04). Dalam pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 pada Kamis (13/04/2023), Ueda mengatakan inflasi Jepang yang saat ini sekitar 3% bakal melambat kembali di bawah target 2% BoJ akhir tahun ini, karena turunnya biaya impor. Ia sekaligus menjelaskan rencananya untuk mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar untuk saat ini. (Yetede)
RI Raih Kerja Sama Bisnis Berorientasi Kelestarian
Pemerintah dan sejumlah perusahaan Indonesia menandatangani nota kesepahaman dengan Jerman. Dengan nilai total mencapai Rp 30 triliun, penandatanganan kerja sama bisnis tersebut berorientasi pada penerapan prinsip-prinsip kelestarian. Indonesia menjadi negara mitra resmi Hannover Messe 2023, pameran industri yang dihelat oleh Deutsche Messe AG di Hannover Fairground, Hannover, Jerman. Pameran berlangsung pada 17-21 April 2023. Meskipun pameran belum dibuka, sejumlah perusahaan dan Pemerintah Indonesia sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) internasional di Paviliun Indonesia di Hannover Messe, Minggu (16/4) siang waktu setempat. Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko SA Cahyanto memaparkan, ada tiga kesepakatan yang bersifat antarpemerintah (G to G), empat kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan pelaku bisnis (G to B), serta 16 kesepakatan bersifat antarbisnis (B to B).
”Untuk nota kesepahaman G to B dan B to B, nilai totalnya mencapai sekitar Rp 30 triliun,” ujarnya saat ditemui setelah acara penandatanganan MoU, Minggu. Eko menggaris bawahi, kesepakatan-kesepakatan kerja sama yang ditandatangani tersebut berorientasi pada penerapan prinsip-prinsip kelestarian dalam industri manufaktur. Hal ini sejalan dengan salah satu isu yang diusung dalam perhelatan Hannover Messe 2023, yakni karbon netral, kelestarian, dan perubahan iklim. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman turut menandatangani MoU yang berorientasi pada daur ulang. ”Sejumlah pelaku usaha industry makanan-minuman akan memanfaatkan teknologi daur ulang kemasan tersebut,” katanya. (Yoga)
Surplus Neraca Perdagangan Maret Diperkirakan Capai US$ 4,82 Miliar
Surplus perdagangan diharapkan tetap relatif tinggi dan bisa mencapai US$ 4,82 miliar pada Maret 2023. Sementara itu, partumbuhan ekspor cenderung melambat akibat penurunan harga komoditas yang didorong oleh permintaan global yang melemah di tengah tingginya inflasi dan berlanjutnya kenaikan suku bunga kebijakan. Sedangkan pertumbuhan impor bisa lebih kuat karena permintaan domestik cenderung terus menguat, terutama pada paruh kedua tahun 2023. “Kami memperkirakan surplus perdagangan Indonesia mencapai US$ 4,82 miliar pada Maret 2023,” jelas ekonom PT Bank Mandiri Tbk Faisal Rachman seperti dikutip, Minggu (16/4).
Faisal memperkirakan partumbuhan ekspor Indonesia akan berkontraksi sebesar -5,29% secara year on year (yoy) pada Maret 2023 di tengah penurunan harga komoditas. Namun, secara bulanan, tumbuh sebesar 17,38% month to month (mtm) karena membaiknya permintaan di Tiongkok, yang dapat dilihat dari impor Tiongkok yang lebih tinggi dari Indonesia. Pertumbuhan impor diperkirakan terkontraksi sebesar -7,67% (yoy) pada Maret 2023, sejalan dengan penurunan biaya bahan baku, termasuk minyak. “Namun, secara bulanan, meningkat sebesar 27,38% (mom), didorong oleh kebutuhan antisipasi permintaan yang tinggi selama Ramadan dan Lebaran,” kata Faisal. (Yetede)
Ekspor Minyak Mentah Rusia Meningkat
Di tengah sanksi ekonomi dari AS dan sekutunya, penjualan minyak Rusia justru naik dibandingkan sebelum invasi ke Ukraina, Februari 2022. Walaupun begitu, dari segi harga, keuntungan yang diperoleh Rusia berkurang karena mereka harus menjual minyak dengan harga diskon. Perhitungan tersebut diperoleh dari analisis, antara lain, Badan Energi Internasional (IEA) dan firma pemantau ekspor-impor komoditas global Kpler yang dikeluarkan pada hari Jumat(14/4). Sebagai gambaran, ekspor minyak mentahRusia pada 2022 adalah 3,35 juta barel per hari. Pada triwulan pertama tahun 2023, jumlah ekspornya saja sudah mencapai 3,5 juta per hari. ”India membeli 51 % minyak mentah Rusia dan China membeli 36 %. Sisanya dibeli oleh Turki dan Bulgaria,” kata Matt Smith, pakar perminyakan Kpler, kepada surat kabar Inggris, The Independent.
Smith menjelaskan, perhitungan ekspor ini baru sebatas minyak mentah yang dikirim melalui jalur laut. Belum termasuk minyak mentah yang dialirkan langsung melalui pipa dari Rusia ke China. Sebelum invasi Rusia ke Ukraina, dua pertiga pembeli minyak adalah negara-negara Eropa. China dan India sebagai sahabat dekat Rusia mengambil alih pangsa pasar minyak. Mereka beralasan bahwa kebutuhan energi nasional lebih penting sehingga membeli minyak dari Rusia adalah solusi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. ”Patut dipahami bahwa meski penjualan meningkat, omzet dan laba yang diterima Rusia berkurang,” ujar Smith. Hal ini karena Rusia menjual minyak dengan harga diskon. Kpler mencatat, omzet Rusia per Maret 2023 adalah 12,7 miliar USD, yang 43 % lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2022. (Yoga)









