;
Tags

Internasional

( 1352 )

Tren Perdagangan Global: ”Tiki-taka” Versus ”Tit-for-tat”

KT3 10 Jul 2024 Kompas

Gesekan antarteman dagang makin sering terjadi. Yang sepaham dan satu pandangan makin memperkuat kemitraan dagang. Adu jotos tarif dagang antarteman lama juga masih terjadi. Itulah wajah tiki-taka perdagangan dunia yang masih dibayangi tit-for-tat atau retaliasi dagang. Realitasnya, fasilitasi dan proteksi perdagangan dunia sama-sama meningkat. Pilih-pilih sohib dagang sesuai kesamaan pandangan politik dan ekonomi juga semakin bercokol erat. Namun, tren perdagangan dunia 2024 diramal pulih kendati tak merata. Nilainya diperkirakan mendekati nilai perdagangan dunia di era booming harga komoditas pada 2022. Kondisi dan prospek perdagangan dunia itu diungkap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan Badan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD).

Dalam ”The Trade Monitoring Update” yang dirilis di Geneva, Swiss, Senin (8/7), WTO menunjukkan negara anggota tetap memfasilitasi perdagangan meskipun ada tekanan proteksionisme, yang tergambar sepanjang medio Oktober 2023-Mei 2024, dimana fasilitasi perdagangan, baik impor maupun ekspor, mencapai 1,22 triliun USD, naik dari 977,2 miliar USD pada laporan sebelumnya. Tindakan pengamanan perdagangan yang tidak memfasilitasi atau menyelesaikan perselisihan dagang, termasuk proteksi dagang, diperkirakan senilai 433,6 miliar USD, lebih tinggi dibanding laporan tindakan perdagangan sebelumnya, di 337,1 miliar USD. Dalam periode itu pula, terdapat 205 tindakan perbaikan perdagangan (172 inisiasi dan 33 penghentian) yang mencakup 43,3 % total tindakan pengamanan perdagangan.

Antidumping menjadi tindakan penyelesaian perdagangan yang paling sering dilakukan, mencakup 70,3 % dari seluruh inisiasi dan 93,9 % dari seluruh penghentian pengamanan perdagangan. Dirjen WTO Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan, laporan itu mengindikasikan ketahanan perdagangan dunia di tengah kondisi geopolitik yang penuh tantangan. Bahkan, di tengah meningkatnya tekanan proteksi dagang dan tanda-tanda fragmentasi ekonomi, banyak negara di dunia yang mengambil langkah penting untuk meliberalisasi dan memfasilitasi perdagangan. ”Hal ini membuktikan manfaat perdagangan bagi daya beli masyarakat, daya saing dunia usaha, dan stabilitas harga,” ujarnya. Ia juga menilai positif upaya negara anggota menggunakan WTO atau lembaga lain untuk mencari solusi atas sengketa dagang. Langkah itu lebih baik ketimbang tit-for-tat atau aksi balasan perdagangan (retaliasi) yang membuat perdagangan semakin buruk.

Pada 2 Juli 2024, UNCTAD merilis ”Global Trade Update” edisi Juli 2024, yang memberi prospek positif terhadap perdagangan global 2024 meskipun masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global. Di sisi lain, ketergantungan perdagangan antarnegara dengan kesamaan pandangan politik dan ekonomi masih cukup besar. UNCTAD memperkirakan, nilai perdagangan global pada 2024 bisa mencapai 32 triliun USD, lebih tinggi disbanding 2023, di 31 triliun USD dan sedikit di bawah 2022 di 32,1 triliun USD. Pada 2024, ekspor negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, diperkirakan tumbuh 5 % secara tahunan, sedang impor turun 3 %. Ekspor AS dan impornya diramal tumbuh masing-masing 8 % dan 3 %. Direktur Divisi Perdagangan dan Komoditas Internasional UNCTAD Miho Shirotori mengemukakan, permasalahan geoekonomi terus memainkan peran penting dalam membentuk tren utama perdagangan bilateral. (Yoga)


Keberagaman di Turnamen Sepak Bola Piala Eropa 2024

KT1 08 Jul 2024 Tempo
EURO 2024 ibarat pesta sebulan penuh bagi warga Jerman. Maklum, terakhir kali mereka menjadi tuan rumah turnamen besar sepak bola saat Piala Dunia 2006. Hampir tak ada restoran, bar, dan kafe yang sepi pengunjung di sepuluh kota penyelenggara, dari Berlin, Muenchen, Koln, Dortmund, Duesseldorf, Frankfurt, Gelsenkirchen, Hamburg, Leipzig, sampai Stuttgart. 

Demam Piala Eropa melanda segala kelompok umur. Anak-anak di Jerman, yang tidak mempunyai aturan berseragam, pergi bersekolah dengan jersei tim nasional atau klub kebanggaan mereka. Bendera hitam-merah-kuning Jerman juga tersebar hingga tempat parkir sepeda di sekolah.

“Kami senang dan bangga Stuttgart menjadi salah satu kota tuan rumah Euro 2024,” kata Sina Gericke, erzieherin atau staf edukasi sekolah dasar di Stuttgart, kepada Tempo. Perempuan muda itu menikmati suasana sukacita berkat kedatangan suporter dari aneka negara. Di fase grup, Stuttgart menjadi tuan rumah bagi tujuh negara, yaitu Slovenia, Denmark, Hungaria, Skotlandia, Belgia, Ukraina, dan Jerman—tuan rumah kalah oleh Spanyol di babak perempat final, 1-2, pada Jumat lalu.

“Para fan Skotlandia ini, misalnya,” kata Gericke sambil berdiri di tengah keramaian fan zone—area terbuka dan gratis untuk tempat suporter berkumpul—di depan gedung Wali Kota Stuttgart pada Ahad, 23 Juni 2024. Siang itu, Skotlandia akan menghadapi Hungaria di Grup A. Para suporter dari seberang lautan itu datang mengenakan kilt aneka warna. Di fan zone, mereka berbaur dengan pendukung Hungaria, dan warga Stuttgart memainkan aneka permainan bertema sepak bola yang dipandu para relawan. (Yetede)

Rutte dan Mujica Pensiun Tanpa Rumah dan Mobil Mewah

KT3 06 Jul 2024 Kompas (H)

Rutte resmi mengakhiri 14 tahun menjadi PM pada Selasa (2/7), ia meninggalkan kantor PM mengendarai Koga, sepeda yang dipakai Rutte bolak-balik ke kantor PM. Tak ada acara pisah sambut meriah. Rutte pulang ke rumah tanpa pengawalan atau rombongan yang mengantar Harian NRC Handelsblad, Kamis (20/6) menulis, Rutte tak mau berpidato dan tak mau diberi kado. Soal penilaian kinerjanya, kepada NOS Jeugdjournaal, lembaga penyiaran untuk pemirsa remaja di Belanda, Rutte menilai kinerjanya biasa-biasa saja. ”Mungkin nilainya 6 atau 6,5. Memuaskan, tapi tak terlalu bagus,” kata Rutte. Banyak orang Belanda suka gaya Rutte yang rendah hati dan membumi. Kebiasaannya yang membumi sering dipuji warganet. Dia masih tinggal di apartemen sederhana dan menyetir sendiri mobil Saab abu-abu. Dia viral di media sosial karena datang ke kafe sendiri tanpa staf atau pengawal untuk minum kopi dan makan pai apel.

Dia sering diajak berswafoto dengan siapa pun yang ditemuinya. Kesederhanan Rutte menjadikannya pemimpin yang dicintai rakyat. Jose Mujica (88), mantan gerilyawan Uruguay yang menjadi presiden pada 2010-2015, terkenal sebagai ”presiden termiskin di dunia”. Lambang sayap kiri Amerika Latin itu tak mau tinggal di istana presiden selama menjabat. Ia memilih tinggal di rumah sederhananya di daerah pertanian miskin, pinggiran Montevideo dan menyumbangkan 90 % gajinya untuk amal. ”Saya hidup sesuai apa yang saya pikir. Kalau kami punya teman, kami tidak miskin,” ujarnya. Di rumah sederhana Mujica, tulis BBC pada 15 November 2012, terlihat banyak baju di tali jemuran. Pekarangan rumahnya ditumbuhi ilalang. Hanya ada dua polisi dan anjing peliharaan berkaki tiga, Manuela, berjaga di luar.

Setiap bulan, gaji setara Rp 196 juta disumbangkan Mujica untuk rakyat miskin dan pengusaha kecil. Dia hanya menikmati gaji Rp 12,6 juta per bulan, sama dengan pendapatan rata-rata warga Uruguay. ”Saya sudah menjalani hidup seperti ini hampir sepanjang hidup saya,” ucapnya. Pada 2010, kekayaan pribadi tahunannya hanya Rp 29,4 juta, setara nilai mobil Volkswagen Beetle miliknya. Pada 2012, dia menambah separuh aset istrinya dengan tanah, traktor, dan rumah hingga mencapai Rp 3,5 miliar. Jumlah itu hanya sepertiga pendahulunya, Tabare Vazquez. ”Saya disebut presiden termiskin, tetapi saya tidak merasa miskin. Orang miskin adalah mereka yang bekerja hanya untuk mempertahankan gaya hidup yang mahal dan selalu menginginkan lebih banyak,” tuturnya.

Sementara di Swedia, pejabat dilarang bergaya hidup mewah. Salah satu skandal politik yang paling simbolik pernah terjadi pada 1990-an. Wakil PM Mona Sahlin membeli sebatang cokelat, popok, dan beberapa barang kebutuhan pribadi lainnya dengan kartu kredit pemerintah. Akibatnya, dia dicopot dari posisinya. Wartawan Brasil yang bertugas di Swedia, Claudia Wallin, dalam bukunya, Sweden: The Untold Story (2018) menceritakan para menteri dan anggota parlemen bepergian dengan bus dan kereta, sama seperti warga yang mereka wakili. Mereka juga tak punya hak atas kekebalan parlemen sehingga dapat diadili di pengadilan. Tanpa sekretaris pribadi, kantor mereka juga minimalis, hanya 8 meter persegi. Hanya PM yang berhak naik mobil. Rakyat memilih politikus yang harus memahami realitas sehari-hari dan penderitaan rakyatnya, semoga Indonesia ke depannya bisa seperti itu. (Yoga)


Warga Kenya Marah karena Banyak Pajak dan Pungutan

KT3 27 Jun 2024 Kompas

Setidaknya 13 orang tewas dan ratusan lainnya cedera dalam rangkaian kerusuhan di Kenya, yang pecah bersamaan dengan unjuk rasa menolak kenaikan pajak dan beragam pungutan pemerintah. ”Sejauh ini setidaknya 13 orang tewas. Walakin, ini bukan angka terakhir,” kata Presiden Asosiasi Dokter Kenya Simon Kigondu, Rabu (26/6) di Nairobi, Kenya. Para saksi menyebut, ada ratusan orang cedera dan dibawa ke berbagai tempat. Tidak diketahui berapa orang ditangkap selepas kerusuhan yang mengikuti unjuk rasa pada Selasa (25/6) siang di kantor parlemen Kenya yang berada di Nairobi. Warga yang sedang kesulitan ekonomi menyerbu ke gedung parlemen. Para anggota parlemen dijadwalkan membahas RUU untuk menaikkan pajak. APBN Kenya defisit 2,7 miliar USD. Tahun ini, APBN Kenya setara 31,1 miliar USD. Sementara utang luar negeri pemerintahnya 78,9 miliar USD per Maret 2024.

Jumlah itu belum termasuk utang pemerintah pada debitor dalam negeri dan utang swasta. Karena itu, Pemerintah Kenya harus mencari cara menambah pendapatan dan mengurangi belanja. Kenaikan pajak diusulkan beberapa bulan selepas Presiden Kenya William Ruto mengesahkan UU untuk memotong gaji pekerja. Potongan wajib itu untuk tabungan perumahan. Ruto meneken aturan yang sudah berulang kali ditolak selama bertahun-tahun tersebut. Berbagai pihak segera menggugat UU itu. Penggugat, antara lain, Komisi HAM Kenya (KHRC), Katiba Institute, dan sejumlah politikus. Mereka meminta pengadilan membatalkan pungutan tersebut. Tahun lalu, pengadilan sebenarnya sudah melarang Pemerintah Kenya mengesahkan lalu memberlakukan peraturan itu. Meski demikian, pemerintahan Ruto terus mencari cara untuk mengesahkan UU tersebut.

Ruto dan pendukungnya beralasan, perlu gotong royong menyediakan perumahan bagi warga. Rangkaian tambahan pungutan disampaikan saat pendapatan warga sulit naik. Upah minimum di Nairobi hanya 119 USD per bulan atau tidak sampai Rp 2 juta. Sementara biaya hidup layak paling tidak 150 USD per bulan. Karena itu, warga marah kala pemerintah mengusulkan berbagai tambahan pajak dan pungutan. Kemarahan memicu unjuk rasa beberapa hari terakhir. Polisi dan tentara diterjunkan ke berbagai lokasi unjuk rasa. Gas air mata, meriam air, dan peluru karet digunakan aparat. Menhan Kenya Aden Bare Duale mengatakan, militer Kenya diturunkan untuk menghadapi darurat keamanan. Kematian sejumlah orang dikhawatirkan karena aparat menggunakan peluru tajam. Ini kerusuhan terburuk di Kenya dalam beberapa puluh tahun terakhir. (Yoga)


Menambah Masalah Global

KT3 26 Jun 2024 Kompas

Beberapa tahun lalu potensi serangan siber terhadap berbagai instansi vital dan publik telah diungkapkan. Namun, peringatan itu sepertinya diabaikan. Penyanderaan data atau ransomware dinilai sebagai salah satu ancaman terbesar bagi lembaga publik, swasta, serta infrastruktur penting yang menjadi sandaran masyarakat saat ini. Aksi ini telah berulang kali melumpuhkan sistem layanan publik demi meraup uang tebusan bagi pelakunya. Saking seriusnya aksi ini, Sekjen PBB Antonio Guterres di hadapan sidang Dewan Keamanan PBB, Kamis (20/6) menyoroti bahaya ransomware sebagai salah satu aksi paling mengancam bagi layanan publik saat ini (Kompas.id, 24/6/2024).

Serangan yang menimpa berbagai lembaga milik pemerintah di sejumlah negara, termasuk Indonesia yang tengah mengalami serangan ransomware, mengingatkan kita soal seruan berbagai kalangan soal potensi ancaman berupa serangan siber sejak beberapa tahun lalu. Ancaman itu tidak main-main.Mereka benar-benar melakukan serangan dan kini beberapa layanan menjadi lumpuh. Sepanjang tahun 2023 disebutkan jumlah uang tebusan yang dibayarkan dalam aksi ransomware mencapai 1,1 miliar USD atau Rp 18 triliun. Aksi ransomware adalah peretasan sebuah sistem komputer. Aksi itu biasa disertai pelumpuhan sistem hingga pencurian atau penahanan data.

Sistem akan dikembalikan setelah si pemilik sistem membayar sejumlah uang tebusan ke pelaku. Melihat cara mereka dan dampak yang diakibatkan, dunia perlu melakukan langkah bersama untuk membatasi serangan ini. Serangan ke obyek vital sangat mungkin terjadi. Tak hanya merusak sistem, serangan yang lebih canggih bisa saja merusak fasilitas fisik. Di tengah berbagai masalah global, seperti perubahan iklim, pandemi, konflik geopolitik, dan disrupsi teknologi, serangan siber perlu menjadi masalah bersama. Bila sekarang sebuah negara diserang, sangat mungkin negara lain menjadi korban berikutnya (Yoga)


Beras Semakin Haus Air

KT3 24 Jun 2024 Kompas

Dalam lima tahun ke depan, suhu bumi berpotensi mencapai rekor terpanas. Akankah padi atau beras semakin haus air? Kerisauan peralihan pemanasan menjadi pendidihan global dinyatakan Sekjen PBB Antonio Guterres pada 28 Juli 2023. Dalam lima tahun ke depan, suhu global bisa melebihi ambang batas 1,5 derajat celsius di atas tingkat praindustri, di atas ambang batas yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris. Nyaris setahun kemudian, yakni pada 14 Juni 2024, Presiden Jokowi menggaungkan kembali kerisauan Guterres. Jokowi menyebut kenaikan suhu bumi membuat dunia sedang menuju neraka iklim. ”Hati-hati, satu tahun terakhir ini kita rasakan betul adanya gelombang panas, periode terpanas. Di India bahkan sampai 50 derajat, di Myanmar 45,8 derajat, panas sekali,” ujarnya dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2024.

Merujuk proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Presiden juga menyatakan, 50 juta petani di dunia akan kekurangan air. Jika tidak berbuat apa-apa, dunia bisa mengalami kekurangan pangan dan kelaparan. Di Indonesia, kemarau panjang akibat El Nino pada 2023 telah mengikis produksi beras nasional sebanyak 0,44 juta ton. Pada 2024, Indonesia berpotensi kekurangan beras 3,8 juta ton dari sebelumnya diperkirakan kurang 5 juta ton. Kementan menjelaskan, hal itu terjadi lantaran dampak El Nino tahun lalu berlanjut hingga tahun ini. Luas tanam padi pada Oktober 2023-April 2024 seluas 6,55 juta hektar, turun 36,9 % atau 3,83 juta hektar jika dibanding rerata luas tanam periode 2015-2019 yang mencapai 10,39 juta hektar. Peningkatan kebutuhan pangan dan air akan berjalan beriringan dengan perubahan iklim.

Dalam laporannya bertajuk ”Ending Groundwater Overdraft without Affecting Food Security” yang rilis pada 14 Juni 2024, Institut Penelitian Kebijakan Pangan Internasional (IFPRI) memperkirakan permintaan tanaman pangan secara global akan meningkat 40 % dan khusus beras 11 % pada 2020 ke 2050. Begitu juga dengan permintaan terhadap air. Dalam periode tersebut, kebutuhan air secara global diperkirakan meningkat 17 %, khusus sektor pertanian 12 %. IFPRI menyarankan penggunaan sumber air tanah diminimalisasi agar tidak terjadi degradasi air dan tanah. Cara lain yang bisa dilakukan dengan mengelola air hujan, mengembangkan benih unggul sesuai kondisi geografis dan curah hujan, teknologi pengairan terukur, dan budidaya pangan organik. (Yoga)


China Sudah Investasikan US$ 230 M Bangun Industri EV

KT1 22 Jun 2024 Investor Daily

China dilaporkan sudah menginvetasikan US$ 230,8 miliar selama lebih dari satu dekade mengembangkan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Temuan ini muncul disaat Uni Eropa (UE) berencana mengenakan  tarif impor untuk mobil listrik China, yang diduga karena subsidi berlebihan dari pemerintah dalam produksinya. Sementara pada bulan lalu, Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal menaikkan bea masuk impor kendaraan listrik China menjadi 100%. Menurut Scott Kennedy, ketua pengawas Ekonomi dan Bisnis China di Pusat Studi strategis dan internasional yang berbasis di AS, dukungan pemerintah China terhadap  total penjualan  mobil listrik antara  2009 dan 2023 sebesar 18,8%. Rasio dukungan  itu telah turun jauh dari 40% lebh pada tahun-tahun sebelum 2017. Dan pada 2023 hanya sedikit di atas 11%. (Yetede)

KONFLIK GEOPOLITIK : Aksi Boikot Sukses

HR1 21 Jun 2024 Bisnis Indonesia

Perhimpunan Waralaba dan Lisensi (Wali) menyatakan aksi sweeping gerai waralaba merek asing yang disinyalir mendukung Israel seperti Starbucks, KFC, dan McDonald’s tidak dibenarkan. Levita G. Supit, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Wali, mengatakan aksi tersebut akan merugikan pelaku usaha di dalam negeri. Sebenarnya, ada aksi boikot internasional yang sukses. Dilansir dari Context.id, Pada 2012, terjadi pemboikotan terhadap perusahaan G4S diserukan oleh gerakan BDS. Aksi boikot juga dilakukan untuk memprotes permukiman ilegal Israel, tembok apartheid, militer dan kepemilikan saham di konsorsium yang mengoperasikan akademi kepolisian Israel. Akibat aksi itu, beberapa divestasi penting dari G4S terjadi selama bertahun-tahun, dan perusahaan tersebut akhirnya membuat komitmen pada Juni 2023 untuk menjual seluruh sisa bisnisnya di Israel. Aksi boikot lainnya, terjadi kampanye boikot apparel Puma diluncurkan oleh atlet Palestina pada 2018 setelah 200 klub olahraga Palestina mengirimkan surat kepada perusahaan tersebut yang mendesak mereka untuk mengakhiri sponsornya terhadap Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA).

Gen Z Merombak Bisnis Olahraga

KT3 19 Jun 2024 Kompas

Sebuah surat dari Direktur Komite Olimpiade Internasional Mark Adams termuat di rubrik Letter to Editor di Financial Times akhir Mei lalu, mengklarifikasi tulisan yang mengkritik komunikasi Olimpiade Paris 2024. Mark pun menjelaskan bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) terus beradaptasi. Ada olahraga baru yang bakal ditampilkan di Paris, yaitu skateboard, panjat tebing, BMX gaya bebas, bola basket 3x3, dan tari patah (break dance). Semuanya berusaha menghadirkan penonton baru, lebih muda, tetapi juga tetap terhubung dengan penggemar lama. Mark memaparkan bahwa penonton yang lebih muda pasti memilih cara berbeda untuk mengonsumsi olahraga, melalui berbagai platform digital. Namun, dia mengingatkan, jika fundamentalnya bagus, jumlah penontonnya juga bagus. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pertandingan Olimpiade Tokyo 2020 ditonton lebih dari 3 miliar penggemar individu melalui berbagai kanal.

Jumlah view mencapai 28 miliar di platform resmi atau naik 139 % dibanding Olimpiade Rio 2016. Sementara, ada lebih dari 6 miliar view di media sosialnya. Panitia Olimpiade juga menyadari keinginan penonton muda. Mereka inilah yang menunjukkan ke mana arah olahraga harus dikembangkan. Mereka itu sering kali bermain di luar stadion dan di jalanan. Generasi Z ini lebih bersifat urban, lebih segar, lebih inklusif, dan lebih berpikiran berkelanjutan. Olimpiade tak bisa menghindar dari perkembangan ini sehingga mereka mengikutinya. Cabang olahraga lama tentu masih dipertahankan, tetapi kenyataan baru memang harus diadopsi. Contohnya tari patah yang memberi suasana lebih segar. Beberapa kalangan mungkin kagok dan melihat perubahan itu terkesan aneh, termasuk soal bagaimana menentukan tari patah itu sebagai pertandingan olahraga. Ada aturan dalam penilaian cabang olahraga yang satu ini. Atlet mendapatkan poin untuk kreativitas, kepribadian, teknik, variasi, performativitas, dan musikalitas.

Keberhasilan dalam olahraga ini memerlukan penggabungan gerakan tarian dari tiga kategori dasar: top rock, down rock, dan freeze. Tari patah dipastikan akan makin menarik para penonton muda dengan melihat gerakan-gerakan dinamis dan menantang. IOC harus melakukan perubahan yang drastis karena Budaya fandom tengah hadir. Fandom diartikan sebagai komunitas atau kelompok penggemar yang memiliki antusiasme yang tinggi terhadap orang, hobi, atau kegiatan yang sama, termasuk olahraga. Sebuah lembaga bernama Youth Lab membuat beberapa saran. Preferensi gen Z terhadap konten berukuran kecil di media sosial menandakan pentingnya membuat konten yang ringkas yang dapat dengan mudah dikonsumsi dan dibagikan. Mereka mendambakan keaslian dan mencari akses di balik layar pada kehidupan atlet. Mereka juga sadar pada isu-isu sosial. Merek perlu berkolaborasi untuk memperkuat jangkauan dan keterlibatan gen Z. (Yoga)


Ilusi Sukses di Masa Muda yang Menyuburkan Diskriminasi Umur

KT3 16 Jun 2024 Kompas

Bryan Johnson menolak menjadi tua. Ia membangun program dengan slogan ”Jangan Mati” (Don’t Die) dan bereksperimen pada dirinya sendiri. Pengusaha kaya raya pertengahan 40 tahun itu mengatur makan, berolah raga rutin, pola tidur teratur, mengonsumsi suplemen, dan menjalani program lain dengan biaya Rp 29 miliar per tahun. Tiga tahun melakukan Blue-print-nya, Johnson menyatakan dirinya memuda. Dari hasil tes kebugaran dan kesehatan, beberapa fungsi organ tubuhnya bekerja sangat baik setara remaja 18 tahun. Klaim itu disebut hasil dari eksperimen berbasis sains. Ujung-ujungnya, Johnson menghasilkan berbagai produk terkait gaya hidup barunya lalu dijual ke khalayak ramai. Selain Johnson, sederet multimiliarder dunia berlomba menemukan formula penangkal proses penuaan, pencegah penyakit mematikan, dan pembuat awet muda tanpa takut mati, seperti Jeff Bezoz, Elon Musk, dan pendiri Google, Larry Page.

Keinginan senantiasa hidup dalam keemasan masa muda mengendap dalam benak manusia sejak dulu. Tujuannya agar bisa mengulang kesukesan dan kesenangan saat kondisi tubuh sangat fit. Sebagian lagi ingin mendapat kesempatan kedua untuk berbuat hal berbeda dan mencapai impian terpendam. Pemuja masa muda tak surut. Muncullah target pencapaian di usia tertentu. Usia sekian harus lulus sarjana, bekerja mapan, punya rumah, menikah, dan berkeluarga. Perempuan menikah sebelum usia 30 tahun dan segera punya anak. Dengan persiapan matang di usia muda, masa tua tak perlu bekerja. Orang di usia 50-60 tahun ke atas seakan hanya ditakdirkan menunggu waktunya berakhir. Mengikuti tren umum itu, ada tren orangtua menetapkan standar tinggi bagi anak-anak yang mengorbankan keceriaan masa kecil mereka.

Dunia kerja melihat orang muda sebagai aset utama. Di Indonesia, lowongan pekerjaan memasukkan batas usia pelamar sebagai salah satu syarat utama. Untuk menjadi pekerja di gerai minimarket saja harus di bawah 25 tahun. Pemilihan 30 pengusaha atau CEO perusahaan top dunia di bawah 30 tahun berlangsung setiap tahun. Seakan menjadi patokan kesuksesan yang pantas diikuti kaum muda lain. Dunia industri mengapitalisasi dan menjual mimpi awet muda lewat kampanye produknya, misalnya, iklan kosmetik atau perawatan tubuh, suplemen, alat olahraga, produk busana, bahkan paket wisata. Menjadi ironi ketika pemujaan pada usia muda itu tidak disertai sokongan penuh agar kaum muda bisa benar-benar sukses.

Di Indonesia, belum semua anak usia sekolah dapat ditampung di sekolah negeri yang dibiayai pemerintah. Saat hendak meraih sarjana, uang kuliah tunggal (UKT) kampus negeri makin mahal. Menepis ilusi sukses di usia muda yang menyesatkan perlu lebih banyak kebijakan hingga rekayasa sosial yang merekonstruksi ulang pola pikir masyarakat. Hidup tidak selalu bisa dianalogikan bak jenjang anak tangga yang selalu berorientasi naik ke atas menjadi makin baik, makin mapan. Hidup kadang terpaksa kembali menuruni tangga, bak jalan bergelombang, dan kadang berombak besar. Keinginan mencapai hidup bermakna inilah yang berarti seseorang berhasil menjaga nyala hasrat berapi-api layaknya anak muda. Bukan sekadar ilusi semu untuk hidup abadi, ia pun tetap muda secara nyata dengan sendirinya. (Yoga)