;

Goyahnya Koin Stabilisator

Yoga 14 May 2022 Kompas

Kegagalan algoritma mekanisme harga tetap aset kripto Terra USD atau UST serta sempat lepasnya Tether dari jangkar kurs USD memberikan tanda bahwa stablecoin juga masih rentan. Stablecoin merupakan jenis aset kripto yang sedianya dibuat untuk menstabilkan harga aset kripto yang bergejolak. Stablecoin dibuat untuk mempertahankan nilai tukarnya secara tetap dengan mata uang, seperti USD, sehingga satu aset stablecoin setara dengan 1 USD. Meskipun demikian, salah satu stablecoin, yakni Terra USD atau UST, bergerak menjauhi pasak 1 USD dan sempat menyentuh harga di bawah 0,5 USD pada Rabu (11/5). Tekanan juga dialami stablecoin lain, yakni Tether (USDT) yang sempat menyentuh 0,97 USD, kendati segera pulih ke pasak 1 USD. ”Kami telah mengindikasikan bahwa algoritma stablecoin sudah berupaya untuk diterima oleh regulator karena mereka dapat menghadapi risiko tertentu dalam menjaga kestabilan harga. Perihal UST, ternyata entitas pendukung aset kripto tidak cukup untuk menjaga harga sebagai sumber kestabilan ketika mekanisme algoritma UST berada di bawah tekanan,” demikian riset dari Monsur Hussain, SeniorDirector, Financial Institution Research Fitch Ratings, Kamis (12/5). Selama 10-12 Mei 2022, UST secara konstan diperdagangkan pada nilai di bawah 1 USD.

Menkeu AS Janet Yellen sudah mengatakan perlunya kerangka aturan untuk stablecoin. Regulasi yang sudah ada di Uni Eropa sedang menuju langkah final untuk melarang pembuatan algoritma stablecoin dan meminta regulasi seperti regulasi industri perbankan untuk diberlakukan kepada para penerbit stablecoin. Stablecoin yang didukung aset nyata membuat risikonya menjadi lebih terukur walaupun masih bergantung dari berbagai faktor lain, seperti keamanan dan likuiditas Faktor lain yang terkait dengan profil kredit dari penerbitnya, termasuk regulasi, serta transparansi dari dana cadang- an yang digunakan. Lokapasar untuk perdagangan aset kripto, Tokocrypto dalam keterangannya, sudah menghapuskan perdagangan token Luna dan UST/USDT mulai 13 Mei 2022. ”Setelah peninjauan mendalam, pairing token Luna/BNB, Luna/BIDR, Luna/BTC, Luna/USDT, dan UST/USDT dihapus dan transaksinya dihentikan pada 13 Mei 2022 pukul 07.40 WIB dan UST/USDT pukul 08.30 WIB,” kata CEO Tokocrypto Pang Xue Kai. Kebijakan Tokocrypto  selaras dan berhubungan dengan jaringan on-chain yang digunakan Binance, bursa aset kripto terbesar dunia.

Terra UST merupakan salah satu stablecoin terbesar. Nilai pasarnya pada 8 Mei 2022 sebelum terkena tekanan hanya sekitar 18,6 miliar USD, di bawah stablecoin terbesar Tether yang senilai 83,2 miliar USD atau USD Coin yang sekitar 48,7 miliar USD. Situasi yang terjadi di pasar kripto global beberapa hari terakhir telah memicu ketakutan sekaligus spekulasi para pelaku pasar. Para analis menyebutkan, penurunan harga aset-aset kripto masih akan berlanjut di tengah kekhawatiran akan inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga. Kekhawatiran itu mendorong para pedagang terus melepas aset mata uang digital mereka. Dikutip dari Coin Metrics, Jumat (13/5), koin Terra Luna nyaris tak berharga setelah sehari sebelumnya diperdagangkan dengan nilai 4 dollar AS per koin. Nilai koin itu runtuh dan mendekati nol. ”Saya tidak berpikir situasi yang terburuk sudah berakhir. Saya kira akan ada lebih banyak penurunan dalam beberapa hari mendatang,” kata Scottie Siu, Direktur investasi Axion Global Asset Management, perusahaan yang berbasis di Hong Kong yang menjalankan dana indeks kripto. (Yoga)


Pecel dan Laba

Yoga 14 May 2022 Kompas

Performa BRI yang keuntungannya melesat 78,13 % pada kuartal I-2022 menjadi perhatian banyak orang. Bank itu membukukan keuntungan Rp 12,22 triliun. Dalam Halal bihalal Pemimpin Redaksi, Jumat (13/5), Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso pun berbagi cerita. Menurut dia, kesuksesan itu tak terlepas dari transformasi yang dilakukan BRI. Fokus transformasi BRI terletak pada digitalisasi dan kultur. Soal kultur, salah satu kuncinya ialah proses transformasi berjalan melalui mekanisme sistem. ”Organisasi harus rely on system bukan rely on sinten (mengandalkan siapa),” papar Sunarso.

Ke depan, BRI kembali ke khitahnya, fokus pada sektor UKM, bahkan lebih kecil, ke mikro dan ultramikro. Digitalisasi proses bisnis terus dilakukan agar lebih efisien. BRI tak akan ikut-ikutan ke sektor yang bukan keunggulannya karena bakal tidak menghasilkan, tetapi malah menjadi residu. ”Kita akan tetap jualan pecel, bukan piza,” ujarnya. BRI tak akan ikut-ikutan membeli terigu, keju, mentega, lalu menghidangkan piza rasa pecel. Sunarso optimistis, dengan jualan ”pecel”, performa BRI bisa dipertahankan hingga akhir tahun meskipun saat ini kondisi ekonomi global tidak mudah. (Yoga)

Tantangan Produktivitas Padi Perlu Diatasi

Yoga 14 May 2022 Kompas

Sejumlah tantangan menghadang upaya peningkatan produktivitas padi. Di antaranya, masih rendahnya produktivitas padi di lahan kering dan rawa serta masih banyaknya  penggunaan pupuk anorganik. Di samping itu, tata kelola stok pangan secara menyeluruh juga perlu dibenahi agar tahan dalam menghadapi turbulensi global. Rachmat dari Direktorat Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementan mengatakan, tantangan lainnya adalah laju penurunan produksi (leveling off) terkait sawah-sawah intensif dengan unsur hara yang terus tergerus. Alih fungsi lahan irigasi ke nonpertanian juga memengaruhi upaya untuk memperluas areal tanam atau mencari lahan perluasan. Menurut data Kementan, produktivitas padi pada 2021 sebesar 5,23 ton per hektar atau meningkat 1,9 % dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun luas panen padi pada 2021 mencapai 10,41 juta hektar atau menurun 2,30 % (245.470 hektar) dibandingkan luas panen padi pada 2020 yang 10,66 juta hektar. Upaya lainnya, adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP400) dengan tanam dan panen rata-rata empat kali dalam setahun pada lahan yang sama sesuai kondisi spesifik lokasi. Juga ada langkah percepatan pengolahan, penanaman, hingga panen, serta penggunaan varietas sangat genjah. Dengan demikian, di tengah turbulensi global, ketersediaan padi dan beras nasional bakal terus terjaga.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi menuturkan, sejak 2019 Indonesia tidak mengimpor beras umum. Jenis yang masih diimpor ialah beras khusus seperti untuk restoran Jepang, Pakistan, dan India. Pada 2018-2021, produksi beras surplus sekitar 2 juta ton. Oleh karena itu, ia meyakini, di tengah turbulensi global, produksi beras nasional terjaga. Ia pun mendorong setiap daerah untuk turut memperbanyak gudang-gudang pangan, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga RT-RW. Berbagai kearifan lokal dapat dikembangkan, seperti yang ditemukannya di Ngawi, Jatim, yakni pengering padi buatan sendiri yang harganya 70 % lebih murah dibandingkan di toko. Wakil Sekjen Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia Lely Pelitasari Soebekty mengatakan, manajemen atau tata kelola stok harus dimulai dengan menyepakati neraca pangan secara nasional oleh seluruh pemangku kepentingan, contohnya neraca pangan yang sudah dibuat Badan Pangan Nasional. (Yoga)


SEKTOR KEUANGAN, Konflik Rusia-Ukraina Jadi Sumber Risiko Tertinggi

Yoga 14 May 2022 Kompas

Ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina menjadi sumber risiko tertinggi yang berpotensi menimbulkan guncangan stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Konflik itu bisa memengaruhi banyak aspek ekonomi mulai dari perdagangan, tingkat inflasi, hingga berujung pada guncangan sistem keuangan yang melemahkan pemulihan ekonomi. Pada diskusi ”Bauran Kebijakan Nasional di Tengah Dinamika Ekonomi Global, Dampak Ketegangan Geopolitik dan Tantangan Scarring Effect”, Jumat (13/5) Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Yati Kurniati mengemukakan, survei yang dilakukan BI pada Maret-April 2022 menempatkan aspek konflik geopolitik pada posisi nomor satu sebagai sumber risiko utama yang rentan mengguncang sistem keuangan. Berikutnya, inflasi dan kenaikan tingkat suku bunga acuan yang dilakukan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) berada pada posisi kedua dan ketiga.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, kebijakan moneter BI tahun ini fokus pada upaya menjaga kestabilan sistem keuangan. Adapun bauran kebijakan BI lainnya diarahkan untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Ditambahkan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, BI terus berkoordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. (Yoga)


Investasi Gasifikasi Batubara Didorong

Yoga 14 May 2022 Kompas

Presiden Jokowi bertemu dengan Chairman sekaligus CEO Air Products Seifi Ghasemi di sela-sela lawatannya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Amerika Serikat di Washington DC, AS, Kamis (12/5). Dalam pertemuan ini, Presiden meminta agar investasi gasifikasi batubara oleh perusahaan itu di Indonesia dilanjutkan. Akhir November 2021 ditandatangani nota kesepahaman komitmen investasi Air Products senilai 15 miliar dollar AS. (Yoga)

ASEAN di Tengah Kekuatan Bipolar

Yoga 14 May 2022 Kompas

ASEAN memasuki dunia dengan kekuatan bipolar, di mana AS dan China saling bersaing. Profesor Yan Xuetong dari Universitas Tsinghua mematrikan kekuatan bipolar ini di situs China US Focus, 20 April 2015, berjudul ”A Bipolar World is More Likely than a Unipolar or Multipolar One”. Tidak ada konsensus keamanan akan terjamin di era bipolar, kata mantan Menlu Brasil Antonio de Aguiar Patriota, 2 Mei 2017, di situs Rising Power Project. Maka, tidak aneh jika para pemimpin ASEAN, tanpa perwakilan Myanmar, bertemu Presiden AS Joe Biden di Washington DC, 12 Mei. Kehadiran pemimpin ASEAN di Washington ditanggapi China dengan peringatan jubir Kemenlu China,Wang Wenbin, kepada AS (China Daily, 19 April 2022), Jangan jadikan negara-negara lain sebagai pion.

”ASEAN tak mau memilih salah satu dari keduanya,” demikian kata Kao Kim Hourn, penasihat PM Kamboja Hun Sen (Reuters, 12 Mei). Sejarah berpihak pada Asia. ASEAN-China merupakan mitra dagang terbesar dengan total neraca perdagangan 685,28 miliar USD pada 2020. Perdagangan bilateral ASEAN-AS sebesar 362,2 miliar AS. Potensinya besar sehingga Menlu China Wang Yi (Xinhua, 7 Mei) mengatakan, ”Strategi AS di Indo Pasifik tidak cocok dengan waktu serta tidak mengakomodasi kepentingan jangka panjang negara-negara di Asia Timur.” Sepak terjang AS di Indo Pasifik adalah membendung China, kata Menlu AS Antony J Blinken (CNN, 14 Desember 2021). Ada sisi positif di era bipolar. Postur tegas AS, semisal tiap tahun menerbitkan dosa-dosa hak asasi manusia negara-negara lain, relatif berkurang. Tidak terasa lagi taring daftar hitlist AS, yang sewaktu-waktu bisa menghentikan impor dari negara-negara ”berdosa”. AS dan China saling menawarkan investasi. Tentu tawaran terbaru AS sebesar 150 juta dollar AS tak sebanding dengan China yang menawarkan lebih banyak. (Yoga)


Cadangan Devisa April 135,7 Miliar Dollar AS

Yoga 14 May 2022 Kompas

Cadangan devisa Indonesia akhir April 2022, sebesar 135,7 miliar USD, turun dibandingkan posisi akhir Maret, antara lain, dipengaruhi kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas. Posisi cadangan devisa ini setara 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. (Yoga)

Antisipasi Penurunan NTP Lebih Lanjut

Yoga 14 May 2022 Kompas

Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada April 2022 sebesar 108,46 atau turun 0,76 % dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan itu  dipicu indeks harga yang diterima petani yang naik 0,06 %, sedangkan indeks harga yang dibayar naik 0,83 persen. Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Petani Indonesia Agus Ruli, Jumat (13/5), menyatakan, pemerintah perlu mengantisipasi penurunan NTP lebih lanjut. (Yoga)

UPAYA MENDORONG EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK DI INDONESIA

Yoga 14 May 2022 Kompas

Pemerintah terus berupaya mendorong berkembangnya ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai atau KBLBB di Indonesia. Kendaraan ramah lingkungan ini kian mendapat sejumlah prioritas dan kemudahan. Berbagai kemudahan meliputi insentif pajak, diskon saat charging pada jam tertentu, diskon naik daya listrik di rumah konsumen kendaraan listrik, hingga bebas aturan sistem ganjil genap di sejumlah wilayah Jabodetabek. Bahkan, dalam arus mudik Lebaran tahun ini, pemilik kendaraan listrik mendapat kelonggaran aturan ganjil genap di sepanjang ruas tol. Sejumlah fasilitas turut disediakan pemerintah guna mendukung kelancaran kendaraan listrik dalam menempuh perjalanan jauh. Dalam masa Lebaran, PT PLN menyediakan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di delapan titik rest area sepanjang Tol Trans-Jawa. Pemudik juga dapat menggunakan fasilitas SPKLU yang tersedia di PT PLN di sejumlah daerah. Saat ini setidaknya ada 126 SPKLU yang tersebar di 97 lokasi di 48 kota di seluruh Indonesia. Angka ini belum termasuk SPKLU dari institusi atau perusahaan lainnya. Secara total, jumlah SPKLU di Indonesia mencapai 267 lokasi di seluruh Nusantara, mengindikasikan pemerintah berupaya serius membangun infrastruktur pendukung ekosistem KBLBB. Penyiapan SPKLU menunjukkan kendaraan listrik menjadi prioritas di masa depan, seiring langkah Indonesia mendukung kebijakan net zero emission (NZE) global tahun 2050. Apalagi transportasi merupakan sektor terbesar kedua di Indonesia yang menyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) kelompok energi dengan kontribusi 26 %.

Pada 2050 diperkirakan jumlah kendaraan listrik di seluruh dunia mencapai 1,78 miliar unit, terpaut sangat jauh dengan jumlah kendaraan listrik yang kini masih sedikit, yakni 18 juta unit. Apabila dibandingkan dengan kendaraan listrik di Indonesia, jumlahnya jauh lebih timpang karena masih kurang dari seribu unit tahun ini. Meski demikian, Indonesia terus berupaya mendorong transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT). Salah satunya dengan mendorong sektor transportasi yang memanfaatkan sumber energy dari EBT. Salah satu bentuknya berupa rencana industrialisasi baterai kendaraan listrik. Selain itu, disiapkan peta jalan pengembangan produksi kendaraan listrik di dalam negeri. Rencana ini sudah memiliki dasar hukum dengan disahkannya Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Dalam peta jalan penguatan industri KBLBB, ada peluang bagi industri domestik Indonesia turut serta dalam proses perakitan kendaraan listrik lewat kerja sama dengan investor asing. Hal ini sangat penting guna menumbuhkan kemandirian industri otomotif di dalam negeri. (Yoga)


Pertumbuhan Kredit BRI Tidak Sensitif Terhadap Krisis

Yuniati Turjandini 14 May 2022 Investor Daily (H)

Pertumbuhan Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dinilai tidak sensitif teradap  krisis ekonomi. BRI tetap berkomitmen menyelamatkan UMKM akibat pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 sehingga membuat bisnis perseroan tetap tumbuh positif di masa pandemi. Pada kuartal 1-2022, BRI membukukan pertumbuhan  kredit sebesar 7,4% (yoy) menjadi Rp1.075,9 triliun. Tingkat pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan  dengan penyaluran kredit perbankan nasional pada kuartal 1-2022 yang sebesar 6,65%. BRI juga berhasil mencatatkan  kinerja positif dalam hal penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Hingga akhir kuartal 1-2022, DPK yang dihimpun BRI mencapai Rp1,126,5 triliun atau tumbuh 7,4%. Adapun total aset mencapai Rp1.650 triliun atau naik 9%. Sedangkan hal kedua yang perlu dipastikan BRI menyangkut permodalan. Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) perseroan saat ini berada di level 24%. (Yetede)

Pilihan Editor