Ekonomi
( 40789 )Minim Jejak Swasta di IKN
JAKARTA – Pembiayaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Realisasi investasi dari badan usaha milik swasta masih terbatas. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otoritas IKN, Agung Wicaksono, mengklaim minimnya pembiayaan di luar APBN bukan berarti proyek ini sepi peminat. "Sudah banyak (investor) yang mau masuk," tuturnya kepada Tempo, kemarin, 23 Maret 2023. Sektornya beragam, dari infrastruktur, perumahan, edukasi, teknologi, hingga kesehatan. Menurut dia, sudah ada lebih dari 160 letter of intent (LOI) atau surat pernyataan komitmen investasi yang masuk ke Otorita. Separuh di antaranya datang dari investor dalam negeri, sedangkan sisanya dari investor internasional. "Yang dilakukan sekarang adalah men-screening surat minat tersebut sesuai dengan kebutuhan investasi di IKN." (Yetede)
Jaga Pasokan Daging dengan Swasembada Skala Domestik
Nanang Purus Subendro, Ketua Dewan Pengurus Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia, menyebutkan, larangan impor salah satunya diberlakukan di Lampung. ”Di Lampung, ada regulasi yang melarang masuknya daging kerbau India,” ujarnya, Selasa (14/3). Regulasi ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur No 524 Tahun 2016. Nanang mengungkapkan, pemerintah pusat mengizinkan pemda menolak daging sapi impor guna melindungi peternak lokal. ”Kebetulan di Lampung sudah terjadi oversupply,” ujarnya. Pemetaan produksi dan konsumsi daging sapi yang dilakukan Litbang Kompas menemukan hal senada. Berdasarkan penghitungan menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dirilis BPS, total konsumsi daging sapi di Lampung tahun lalu 1.558,8 ton.
Adapun produksi daging sapi di tahun yang sama mencapai 21.176,2 ton. Produksi tersebut mampu mencukupi kebutuhan daging sapi Lampung. Bahkan, jika dihitung berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), surplus pasokan masih terjadi. Kebijakan serupa lebih dulu diberlakukan di Jatim sejak 2010. Melalui Surat Edaran Gubernur No 524/2010, Pemprov Jatim melarang pemasukan dan peredaran sapi, daging, serta jeroan impor. Jika dihitung menggunakan data konsumsi Kementan, memang terjadi defisit daging sapi di Jatim 35.000 ton. Namun, perhitungan menggunakan data Susenas menunjukkan surplus 82.000 ton pada tahun 2022, terbesar di antara provinsi-provinsi lain di Indonesia. (Yoga)
Musim Semi Ritel Lokal di Padang
Toko di Jalan Proklamasi, Kota Padang, adalah cabang ke-12 Aciak Mart, swalayan modern milik pengusaha lokal Amril Amin, yang akrab dipanggil Aciak, di Kota Padang. Toko kebutuhan harian yang menyasar konsumen dari rumah sakit dan perkantoran di sekitar lokasi toko ini baru saja diresmikan pada 11 Maret lalu. Sebelumnya, ada dua cabang toko yang diresmikan, yaitu Aciak Mart cabang Belimbing dan Grand Aciak Mart cabang Aia Pacah pada 1 Februari 2023 dan 11 September 2022. ”Toko kami baru tersebar di Kota Padang. Bulan besok (April 2023), kami hendak mencoba buka satu toko di Kota Pariaman,” kata Amril, pemilik sekaligus Komisaris Aciak Mart, yang juga Wakil Ketua DPRD Padang, Minggu (19/3). Ekspansi Aciak Mart mencerminkan geliat pertumbuhan ritel modern lokal di Padang dan sekitarnya, baik ukuran toko swalayan maupun toko serbaada skala besar. Selain Aciak, toko sejenis milik pengusaha lokal lainnya juga tum- buh subur, antara lain grup Budiman, grup Citra, dan grup Dalas-Smile. Grup Budiman milik pengusaha Bukittinggi,
Haji Yasmar, kini punya 16 toko. Dua toko terbaru di Padang diresmikan tahun lalu, yaitu Budiman Swalayan cabang Ulak Karang dan cabang Anduring. Dengan demikian, di Padang ada 9 toko, Bukittinggi (4), Payakumbuh (2), dan Agam (1). Begitu pula dengan grup Citra, yang meresmikan tiga toko di Padang tahun lalu, yaitu Citra Swalayan cabang Siteba, Citramart cabang Cengkeh, dan Grand Citra Supermarket cabang Sutomo. Jaringan ritel milik Guspardi Gaus itu punya 20 toko, yaitu di Padang 16 toko, Sijunjung 2 toko, Pasaman 1 toko, dan Jakarta 1 toko. Sementara itu, grup Dalas-Smile milik Irawati Meuraksa meresmikan toko baru mereka, Dalas Swalayan cabang Bandar Buat, pada 30 Desember tahun lalu. Total saat ini ada empat toko grup tersebut di Padang. ”Setelah pandemi makin terkendali, terutama tahun lalu, banyak muncul ritel-ritel besar, seperti Aciak Mart, Citra, Budiman, dan Dalas. (Hampir) di setiap kecamatan muncul toko-toko baru,” kata Nengsih, Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Perdagangan Kota Padang. Suburnya ritel lokal modern di Padang tak terlepas dari perubahan kebiasaan berbelanja publik. Konsep swalayan, yakni produk lengkap, harga relatif murah, tempatnya rapi, bersih, dan sejuk, ditambah sistem digital serta transaksi nontunai, telah menjadi kebutuhan warga di perkotaan. (Yoga)
The Fed Lagi-lagi Naikkan Suku Bunga
Bank sentral AS, The Fed, kembali menaikkan suku bunga inti untuk kesembilan kalinya sebesar 0,25 % guna menurunkan inflasi. Dengan demikian, tingkat suku bunga inti AS sekarang berkisar 4,75 % hingga 5 %. ”Kenaikan suku bunga ke depan juga tetap dilakukan hingga inflasi bisa diturunkan menjadi 2 %,” kata Gubernur The Fed Jerome Powell dalam jumpa pers di Washington DC, AS, Rabu (22/3/2023) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Suku bunga The Fed sepanjang 2023 diperkirakan berkisar 5,1 %. (Yoga)
Momen Ramadhan Dorong Perekonomian
Momen bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi, karena Ramadhan dan Idul Fitri akan meningkatkan permintaan dan perputaran uang beredar. Hal ini menjadi tambahan bahan bakar bagi pertumbuhan ekonomi. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Joshua Pardede mengutarakan hal itu saat dihubungi pada Kamis (23/3). Pandemi Covid-19 yang mereda juga bakal mendorong kenaikan angka pemudik ke daerah. Perputaran uang dari para pemudik yang dating dari kota besar ke daerah ini juga turut mendorong perekonomian.
Joshua memperkirakan perputaran uang di Indonesia bertambah Rp 243 triliun pada Lebaran 2023. Artinya, akan terjadi peningkatan dibandingkan dengan perputaran uang pada Lebaran tahun lalu yang tercatat Rp 221 triliun. Joshua juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2023 bisa mendekati 5 %. Namun, ia mewanti-wanti, kenaikan permintaan pada Ramadhan dan Lebaran juga dapat mendorong inflasi lebih tinggi. Hal ini perlu diantisipasi pemerintah. (Yoga)
Jangan Tekan Impor demi Target Surplus
Memanfaatkan momentum keketuan Indonesia dalam ASEAN, pemerintah menargetkan membalikkan defisit neraca perdagangan nonmigas dengan Thailand dan Laos menjadi bernilai surplus. Menurut Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta W Kamdani, target tersebut sebaiknya berorientasi pada peningkatan ekspor, bukan menekan impor yang sifatnya produktif bagi manufaktur. (Yoga)
TRANSFORMASI PEREKONOMIAN KALIMANTAN TIMUR DENGAN IKN
Kaltim saat ini berada di tahapan pertama (2020-2024) pemindahan IKN. Ketika dipilih menjadi provinsi tujuan ibu kota negara yang baru, Kaltim menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah kedua di Pulau Kalimantan. Di tahun 2019 atau sebelum pandemi, pertumbuhan ekonomi Kaltim tercatat 4,7 %, hanya berada di atas Kalsel 4,09 persen. Tiga provinsi lainnya mencatat pertumbuhan di atas 5 %. Kaltim dipilih menjadi tujuan IKN baru tatkala pandemi Covid-19 menerjang. Perekonomian nasional terpuruk dan sempat mengalami resesi. Baru pada tahun 2022 perekonomian mulai bangkit seiring dengan penyebaran Covid-19 yang lebih terkendali. Namun, perekonomian Kaltim tidak terangkat setinggi perekonomian nasional, hanya tumbuh 4,48 % di tahun 2022, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,31 persen. Juga lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelum pandemi.
Bahkan, terendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi provinsi lainnya di Kalimantan. Dengan pembangunan IKN yang terencana ke dalam empat tahapan hingga tahun 2045, Kaltim diarahkan menjadi penggerak ekonomi Indonesia masa depan. Yang paling utama, Kaltim akan menjadi wilayah paling berkelanjutan di dunia. Hal itu karena IKN didesain sesuai kondisi alam dan menjadi kawasan rendah emisi karbon. Sebanyak 75 % kawasan IKN direncanakan menjadi ruang terbuka hijau. Pemakaian energi akan menggunakan 100 % energi bersih. Dalam jangka pendek, dampak ekonomi selama masa konstruksi mendorong ekonomi melalui investasi infrastruktur. Juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan antar wilayah di Indonesia, mendorong output sektor lain, serta penciptaan kesempatan kerja. (Yoga)
Impor Daging Gagal Kendalikan Harga
Hingga saat ini, impor masih menjadi instrumen yang dipilih Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dan mengendalikan harga daging sapi dalam negeri. ”Fokus pemerintah adalah menjaga ketersediaan barang dan keterjangkauan harga daging,” ungkap Dirut PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara, Jumat (17/3). Terjaganya ketersediaan daging memang tak bisa diabaikan. Sebab, stok yang tidak mencukupi akan menimbulkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Akibatnya, harga sebagai interaksi antara dua indikator tersebut akan meningkat. Karena itu, pemerintah mengambil langkah impor guna menambal kekurangan daging sapi dalam negeri. Berdasarkan catatan Outlook Komoditas Peternakan Daging Sapi yang dirilis Kementan tahun 2022, impor daging sapi Indonesia tahun 2021 mencapai 276.761 ton atau 12 kali lipat dari setengah abad lalu.
Pada tahun yang sama, Indonesia mampu memproduksi 487.802 ton daging sapi. Dengan total konsumsi nasional yang tercatat 670.799 ton, gabungan pasokan dari produksi dalam negeri dan impor sudah mampu memenuhi kebutuhan nasional, bahkan surplus 93.000 ton. Jika digunakan perhitungan konsumsi berdasarkan data Susenas BPS, surplus akan lebih besar. Denganrata-rata konsumsi per kapita 0,43 kg per tahun, total konsumsi daging sapi seluruh penduduk hanya 117.253 ton. Surplus daging mencapai 647.309 ton jika produksi dalam negeri ditambah dengan impor. Idealnya, kondisi yang seimbang tersebut akan membuat harga relatif stabil dan terkendali. Namun, kondisi yang berbeda justru terjadi. Berdasarkan pengamatan data tahunan, harga daging sapi justru kian tinggi seiring dengan volume impor yang kian meningkat. Berawal Rp 2.536 per kg pada 1983, harga daging sapi terus merangkak naik hingga menembus lebih dari Rp 100.000 per kg sejak 2015. Merujuk publikasi Kementan dan BI, kini harga rata-rata daging sapi sudah lebih dari Rp 130.000 per kg. (Yoga)
Viral Kepanikan di Dunia Perbankan
Berkaca dari kasus Silicon Valley Bank (SVB) di AS, kita perlu bersiap ketika obrolan di grup percakapan diunggah di media sosial dan memunculkan kepanikan serta berlanjut kepada krisis perbankan. Laporan awal menyebutkan, pemilik rekening menarik 42 miliar USD dalam sehari di SVB. Mereka hanya meninggalkan 1 miliar USD dalam saldo kas negatif. Penarikan yang mengejutkan ini terjadi dengan kecepatan yang dimungkinkan oleh perbankan digital dan kemungkinan besar sebagian didorong oleh kepanikan viral yang menyebar di platform media sosial. The Wall Street Journal melaporkan, pada hari menjelang keruntuhan bank, beberapa pemodal ventura terkemuka turun ke Twitter secara khusus dan menggunakan platform mereka untuk memperingatkan tentang situasi tersebut. Bahkan, terkadang mengetik dengan huruf besar semua. Beberapa investor mendesak para usaha rintisan untuk memikirkan kembali di mana mereka menyimpan uang mereka. Pendiri dan CEO kemudian membagikan cuitan tentang situasi yang mengkhawatirkan di bank di kanal pribadi platform Slack. Kasus ini sangat boleh jadi merupakan kasus pertama krisis perbankan yang diduga muncul karena penyebaran kepanikan melalui media sosial.
”Ini adalah krisis bank pertama yang didorong oleh Twitter,” kata Ketua Komite Jasa Keuangan DPR AS Patrick McHenry di laman Bankingdive dalam sebuah pernyataan menyusul langkah-langkah luar biasa regulator untuk mengamankan semua simpanan di SVB. Upaya itu merupakan cara untuk membendung penularan kepanikan di kalangan nasabah. Sementara klien usaha rintisan dan sektor teknologi bank yang ambruk menarik napas lega pada hari Minggu, atau dua hari seusai kejadian, setelah bank sentral mengumumkan langkah talangan. Peristiwa yang mempercepat kematian SVB memberi gambaran kepada sector perbankan tentang bagaimana media sosial dan perbankan digital dapat mengubah lembaga keuangan dari operasi normal menjadi runtuh dalam hitungan jam. ”Kita sedang memasuki era baru yang digerakkan oleh media sosial di bank,” kata Solomon Lax, seorang mantan bankir investasi dan pemodal ventura yang sekarang menjadi CEO dari pemberi pinjaman secara daring Revenued. (Yoga)
Pemerintah Tawarkan Produk Lokal
Kementerian Koperasi dan UKM memberikan solusi bagi penjual baju bekas impor untuk beralih memasarkan produk lokal lantaran baju bekas impor termasuk barang ilegal. Nantinya, mereka akan dipasok produk buatan lokal dengan sistem reseller atau menjual ulang dan dropshipper atau pemasar. Selain itu, perbankan juga akan membantu pembiayaan bagi pedagang dengan program kredit usaha rakyat. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada Selasa (21/3) sore di Jakarta mengatakan, solusi tersebut sebagai respons atas produk baju bekas impor yang ditarik dari pasaran untuk diganti dengan produk buatan lokal.
”Kami menyiapkan alih usahanya. Saya sudah bertemu dengan UKM-UKM lokal, mereka sudah siap mengisi celah itu. Saat ini, UKM lokal tidak bisa bersaing karena produk ilegal (pakaian bekas impor) murah, enggak bayar pajak, dan lain sebagai- nya,” ujarnya. Menurut Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira, Rabu (22/3), solusi yang ditawarkan pemerintah untuk menjual produk lokal tidak sederhana dalam praktiknya karena berpengaruh pada harga. Penjual pakaian bekas impor menyasar pasar menengah ke bawah. Selain harga, ada masalah kualitas dan jenama. Pakaian bekas impor diminati karena sebagian bermerek terkenal. Untuk itu, pemerintah dan pelaku usaha lokal juga harus memenuhi prasyarat keterjangkauan harga dan keunggulan jenama. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









