Obyek Pelancongan di Pelabuhan Penyeberangan
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah menggenjot pengembangan destinasi pariwisata di sekitar pelabuhan penyeberangan. Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, mengatakan lahan dan properti perseroan, seperti yang berjarak 500 meter dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung, bisa digarap menjadi tujuan pelancongan untuk penumpang.
Bakauheni Harbour City, yang luas totalnya mencapai 200 hektare, bakal menjadi wisata bahari untuk mendongkrak bangkitan penumpang dari Pelabuhan Merak di Banten, juga dari tembusan jalan tol di Palembang. Aset lahan PT ASDP hanya seluas 80 hektare. Sisanya dari sejumlah pihak yang ikut membentuk perusahaan patungan.
Perusahaan patungan ini menargetkan peletakan batu pertama ikon lokasi tersebut, yakni Masjid Pelabuhan Bakauheni, pada bulan depan. Setelah itu, akan dilakukan pembangunan ikon lain, seperti Menara Siger Lampung. Jatim Park Group pun digandeng untuk menggarap taman wisata Krakatau Park di area tersebut. Destinasi berkonsep water front atau wisata tepian laut itu merupakan proyek kedua PT ASDP setelah pembangunan water front di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT ASDP pada semester pertama tahun depan pun diniatkan untuk menyokong obyek pariwisata anyar itu. Manajemen berharap bisa meraup Rp 3,5 triliun dari IPO. Adapun total kebutuhan investasi PT ASDP dalam lima tahun ke depan berkisar Rp 6,5 triliun.
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023