;

Mahal-Mahal Tetap Dibeli

12 Aug 2021 Sumatera Ekspres
Mahal-Mahal Tetap Dibeli

MUARA ENIM - Warga Muara Enim kini kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Hampir setiap tempat kosong. Inilah yang dirasakan Maila, warga Pelita Sari. "Kami ini pedagang kecil jual gorengan, kalau tak ada gas tak bisa jualan, bagaimana mau makan," terangnya. Diakuinya, mencari gas cukup sulit. Kalaupun ada harganya terbilang mahal. Jika biasanya sekitar Rp 22 ribu di warung, sekarang bisa mencapai Rp 27 ribu per tabung. "Ya dari pada tidak ada gas terpaksa dibeli, kami berharap ada operasi pasar gas biar bisa mendapatkan gas lebih mudah," tukasnya.

Kelangkaan gas ini mendorong Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar melakukan sidak. Nasrun didampingi Kadis Perdagangan Muara Enim Syarpudin sidak di beberapa pangkalan, Selasa (9/8). Informasi yang didapat, pemilik pangkalan sudah menyalurkan gas LPG 3 kg sesuai dengan jadwal dan kuota yang ditentukan. Mereka mendapat kuota dari PT Pertamina seminggu sekali atau 4 kali dalam sebulan. Nasrun mengaku siap menyurati pihak PT Pertamina mengenai penambahan kuota gas LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat. "Akan tetapi, jika terjadi penimbunan saya akan menindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas HNU. Selain itu, HNU meminta pemilik pangkalan agar perizinan harus di-update secara berkala. "Kita berharap semoga kebutuhan masyarakat akan gas LPG termasuk juga akan kebutuhan pokok lainnya dapat terpenuhi dengan kemudahan yang kita harapkan," harapnya.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :