Blok Rokan Dikelola RI, Pasokan Listrik Digenjot
PT PLN (Persero) mulai mengalirkan listrik dan uap ke wilayah kerja Blok Rokan terhitung 9 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB. Pasokan listrik ini mengalir setelah alih kelola Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Perusahaan listrik negara itu mulai masuk ke Blok Rokan setelah 97 tahun dikelola Chevron, perusahaan asal Amerika Serikat. Sebab sejak 1951 Blok Rokan dikelola Chevron hingga akhirnya blok migas terbesar di Indonesia tersebut kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Untuk menjamin pasokan listrik dan uap dalam operasional wilayah kerja Rokan, PLN dan PHR sudah menyepakati untuk menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik dan uap pada 1 Februari 2021 lalu. Dalam melayani kebutuhan listrik dan uap di wilayah kerja Rokan, PLN merencanakan lewat 2 tahap yakni pada masa transisi dan masa permanen.
Pada masa transisi, PLN memanfaatkan pembangkit listrik eksisting yang akan berlangsung selama 3 tahun. PLN sendiri telah mengakuisisi saham perusahaan pembangkit eksisting yang selama ini melistriki wikayah kerja Rokan, yaitu PLTG North Duri Cogen 300 MW (meggawat) dan didukung PLTG Minas dan Central Duri sebesar 130 MW.
Di tahap kedua, masa layanan permanen akan mengandalkan pembangkit dan jaringan PLN yang dimulai pada 2024. PLN akan melakukan interkoneksi sistem Blok Rokan dengan sistem kelistrikan Sumatera, dengan kapasitas 400 MW.
Selain itu, PLN memastikan penyediaan pasokan listrik yang andal dari Sistem Sumatera ke Blok Rokan dilakukan dari tiga sumber.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023