Ridho-Fikri Minta Pedagang Tempati Pasar Ikan
PRABUMULIH, TRIBUN - Setelah selesai dilakukan pembangunan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Pemerintah kota Prabumulih berkeinginan pasar ikan higienis di Pasar Tradisonal Modern (PTM) segera ditempati pedagang. Walikota Prabumulih H Ridho Yahya bersama Wakil Walikota H Andriansyah Fikri langsung meninjau lokasi pasar dan mengundang beberapa perwakilan pedagang untuk menerima keluhan mereka, Senin (14/6). Kita meninjau pasar ikan higienis untuk mengetahui apa keluhan para pedagang, jadikan pasar sudah dibangun kementerian dan kita minta ditempati apalagi kurang akan ditambah. Jangan sampai kita bisa membangun namun tidak ditempati," ungkap Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM ketika diwawancarai disela langsung meninjau pasar. Orang nomor satu di kota Prabumulih ini mengatakan, telah mengumpulkan pedagang dan meminta pedagang pindah tanpa syarat dan ternyata ada 96 pedagang yang siap pindah. "Makanya kita dengar lagi apa keinginan mereka jangan sampai sudah dibangun tidak dimanfaatkan," bebernya berharap setelah ditambah pembangunan agar benar-benar ditempati. Disoal keluhan para pedagang yang ingin menempati pasar ikan higienis, Ridho mengaku para pedagang mengeluh kan tempat jualan kurang lebar. "Makanya akan kita lebari sesuai keinginan pedagang sehingga ditempati, kedua jika tidak ditempati maka jadi penilaian kementerian, mereka tidak mau lagi membantu kita. Bantuan ini saja tidak habis (tidak ditempati-red) masa mau minta bantuan lagi," katanya.
Pada kesempatan itu juga suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu menambahkan jika pihaknya berkeinginan menghidupkan pasar kembar PTM Prabumulih dan berencana membuat mall pelayanan publik di lantai 1 Pemkot Prabumulih. "Kalau di lantai 3 ramai maka akan ramai orang dan tentu akan mampir ke pasar untuk berbelanja, disana nanti jadi pelayanan Samsat Corner, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan lainnya. Sambil urus pelayanan mereka bisa belanja ke pasar," tambahnya.
Postingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
UMKM Masih Bisa Nikmati PPh Final Nol
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023