Jadi Turbin Ekonomi Sumsel
08 Jul 2021
Sriwijaya Post
PALEMBANG, SRIPO - Pemprov Sumsel terus mempercepat pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, TAA, Banyuasin yang diproyeksi jadi turbin penggerak ekonomi di Sumsel. Rencananya pada November mendatang, proyek ini akan dilakukan ground breaking. Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Ekowati mengatakan penentuan titik lokasi sudah ditinjau dan ditetapkan oleh Menteri Perhubungan, Gubernur dan Bupati. Maka itu, ditargetkan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat ini akan mulai dilaksanakan pada November 2021 mendatang. "Jadi kita sudah dapat area dan kemudian dilanjutkan titik. Begitu ground breaking akan langsung pembangunan fisik," ujarnya usai pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (7/7/2021).
Dijelaskannya, Pelabuhan Tanjung Carat telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan demikian ada kemudahan untuk percepatan pembangunan pelabuhan ini. Mengingat, pengembangan pelabuhan tersebut nantinya akan menjadi pelabuhan besar dan internasional. Pihaknya telah melakukan peninjauan area untuk pembangunan pelabuhan dan memastikan kedalaman dan titik koordinat pembangunan pelabuhan tersebut. Meski pembangunan belum dilakukan, namun sudah ada investor yang tertarik untuk berinvestasi di mega proyek itu. "Pelabuhan ini juga dapat membuat efisiensi terhadap biaya logistik karena adanya kapal-kapal besar bisa bersandar di sana. Tentu ini dapat meningkatkan ekonomi dan investasi di Sumsel," jelasnya. Sementara itu Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan, setelah menggelar rapat bersama Menhub RI untuk progres rencana Pelabuhan Tanjung Carat tidak ada koreksi, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Maka itu, ia meminta dukungan dan doa dari semua pihak serta masyarakat Sumsel semoga di bulan November ini di mulainya pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat oleh Presiden RI. "Artinya tidak ada hambatan-hambatan lagi, tetap on schedule. Insya Allah di bulan November ground breaking menyesuai kan jadwal Presiden RI, Joko Widodo untuk pelaksanaan nya," kata Deru. (Oca)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023