;

Satu Telur Dibelah Empat

18 Jun 2021 Tribun Sumsel
Satu Telur Dibelah Empat

LUBUKLINGGAU, TRIBUN - Sudah sepekan terakhir sejumlah kebutuhan makanan pokok di Pasar Intruksi Presiden (Inpres) Kota Lubuklinggau mulai merangkak naik. Pantauan tribunsumsel.com, dilapangan sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan cukup drastis yakni telur dan daging ayam. Sebelumnya harga telur masih dikisaran Rp 45 ribu perkarpet kini harga telur di Kota Lubuklinggau tembus Rp 48 ribu per karpet. Akibatnya banyak pedagang nasi di kota ini mengeluh, salah satunya pedagang nasi uduk yang terpaksa mengurangi ukuran.

Diana penjual nasi uduk di wilayah Kelurahan Water Vang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I mengaku, karena mahalnya harga telur saat ini terpaksa mengurangi ukuran telur untuk satu bungkus nasi uduk. “Biasanya satu bungkus nasi uduk telurnya separuh, semenjak naik ini satu telur kita buat untuk empat bungkus," kata Diana pada wartawan, Kamis (17/6/2021). Diana mengatakan bila tetap menggunakan separuh telur untuk satu porsi nasi uduk, ia akan merugi mengingat saat ini harga telur dipasaran naik signifikan per karpetnya. "Kalau masih separuh rugi kita, itulah untuk menyiasatinya telurnya kita buat seperempat saja, tapi untuk nasi nya kita tambah," ujarnya.

Sementara, Rus pedagang telur di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau mengatakan naiknya harga telur di Kota Lubuklinggau memang dari agennya. “Kita beli dari agen memang sudah naik, akhirnya kita menjualnya juga naik,” ungkapnya. Kenaikan harga telur ayam akhir-akhir ini secara bertahap sejak sepekan lalu. Sebelumnya, harga telur ayam masih dikisaran Rp 45 ribu hingga sekarang menyentuh Rp 48 ribu perkarpet. la mengungkapkan, menurut informasi dari sesama temannya agen telur, naiknya harga naik telur ayam ini disebabkan oleh naiknya harga pakan ayam di Lampung. "Kalau dengar kemaren naik karena pakannya juga naik, otomatis suplayer menaikkan harga ke agen-agen, apalagi informasinya pakannya ini hanya diproduksi di Lampung ungkapnya," la mempridiksi harga telur ayam akan kembali naik menjelang Lebararn Idul Adha mendatang. Karena semakin banyaknya permintaan maka semakin tinggi harga telur ayam. "Kalau sekarang masih aman masih banyak stoknya, lonjakan permintaan belum ada, bahkan sekarang cendrung sepi, biasanya kemarin sehari sampai 50 karpet sekarang hanya laku 40 karpet," ujarnya.

Selain telur ayam, harga ayam potong juga mengalami kenaikan, sebelumnya harga ayam potong Rp 35 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp 40 ribu perkilogram. Sementara untuk harga cabai sekarang turun drastis, semula harga cabai merah bisa mencapai Rp 25 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 18 ribu per kilogram.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :