BPS: Sektor Industri Mulai Bergerak
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat
nilai impor bahan baku/penolong pada Juni 2021
mencapai US$ 13,04 miliar, atau naik 19,15% dibandingkan Mei 2021 (month to month/mtm) atau naik
72,09% dibandingkan Juni 2020 (year on year/yoy).
“Informasi ini cukup menarik
karena impor bahan baku/penolong
dampaknya akan baik terhadap kinerja sektor riil. Kenaikan impor bahan
baku/penolong mengindikasikan
sektor industri mulai bergerak,” ucap
Kepala BPS Margo Yuwono dalam
telekonferensi pers, Kamis (15/7).
Sementara itu, nilai impor barang
modal mencapai US$ 2,55 miliar.
Angka ini menunjukkan kenaikan
35,02% mtm atau 43,42% yoy. Menurut Kepala BPS, peningkatan impor
barang modal ini akan bagus buat
Indonesia karena terkait peningkatan
kapasitas produksi. “Harapannya
kalau kapasitas produksi mulai meningkat, produksi juga meningkat,”
ucap Margo Yuwono.
Menurut sektor, ekspor nonmigas
hasil industri pengolahan Januari–
Juni 2021 naik 33,45% dibanding
periode yang sama 2020, demikian
juga ekspor hasil pertanian naik
14,05% serta ekspor hasil tambang
dan lainnya naik 41,21%.
“Kalau dilihat dari kinerja ekspor
menunjukkan indikator baik, karena
secara year on year ekspor meningkat
54,46%. Diantaranya karena industri
tambang dan pertanian meningkat,”
ucap Margo Yuwono.
Impor migas Juni 2021 senilai US$
2,30 miliar, naik 11,44% mtm atau naik
239,38% yoy. Impor nonmigas Juni
2021 senilai US$ 14,93 miliar, naik
22,66% mtm atau naik 48,08% yoy
(Oleh - HR1)
Postingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Kemungkinan Pemerintah Membuka Opsi Impor Gas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023