Indonesia Bisa Bangun Mobil Listrik Nasional
Jakarta - Indonesia bisa membuat mobil listrik nasional karena memiliki modal kuat, seperti industri kendaraan pembakaran dalam (internal combusition engine/ICE) yang mapan dan cadangan nikel laterit terbesar di dunia. Hal ini juga didukung rencana PT Industri Baterai Indonesia (IBI) yang akan mengembangkan baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan total investasi menembus US$ 15,3 miliar. Bijih nikel yang diolah menjadi nikel sulfat merupakan bahan baku utama baterai mobil listrik (battery electric vehicle/BEV). Baterai mobil listrik ini merupakan komponen paling mahal dari kendaraan listrik, yakni mencapai sekitar 40% dari harga mobil.
Ketua Umum Periklindo menuturkan, potensi pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia sangat besar. Seluruh kementerian sudah menyiapkan aturan turunan untuk percepatan KBLBB. Selain itu, KBLBB perlu didukung insentif fiskal dan nonfiskal yang menarik serta penelitian dan pengembangan (litbang), termasuk dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) dan kalangan perguruan tinggi.
(Oleh - IDS)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023