;

Produksi Getah Naik pada Mei - Agustus

31 May 2021 Tribun Sumsel
Produksi Getah Naik pada Mei - Agustus

KAYUAGUNG, TRIBUN - Suyanto petani karet asal Warga Desa Rotan Mulya Kecamatan Mesuji Raya tampak lebih semangat berangkat kekebun karet miliknya. Menurutnya, harga jual komoditi tanaman karet dibumi bendeseguguk kabupaten Ogan Komering Ilir meningkat pesat pasca hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Peningkatan harga jual ini disambut baik oleh para petani. Bahkan masyarakat pun berharap dalam waktu dekat harga getah karet per satu kilogram bisa diatas Rp 15.000 rupiah. “Kalau disini sebelum lebaran harga jual karet basah per kilogram rata-rata dibawah Rp 10.000. alhamdulilah kabar baik kami terima karena setelah lebaran harga meningkat derastis dan kemarin saya jual Rp 12.200 per kilo gram,” jelas Suyanto Warga Rotan Mulya, Kecamatan Mesuji Raya Kepada Tribunsumsel.com. Minggu (30/5/2021) Siang.

Dikatakan lebih lanjut, rata-rata hasil yang diperoleh dari satu hektar kebun miliknya per minggu yakni lebih dari satu kwintal (100 kilogram). “Ya kalo harga tetap setabil insyallah pendapatan perbulannya dapat mencapai Rp 4.000.000 lebih,” tuturnya. “Dengan kenaikan harga tersebut tentunya kebutuhan sehari-hari keluarga saya dapat terpenuhi dan perekonomian para petani dapat lebih sejaterah,” tambahnya. Dijelaskan yanto, selain faktor harga yang terus meningkat. Hasil produksi getah karet juga ikut meningkat belakangan ini. “Karena biasanya mulai pada bulan Mei-Agustus kualitas getah yang dihasilkan lagi bagus-bagusnya (lebih banyak dari hari biasanya). Sedangkan bulan Agustus-November sudah masuk musim gugur daun dan otomatis getah yang dihasilkan turun jauh,” terangnya.

Para petani pun berharap kenaikan karet bisa bertahan lama agar ekonomi semakin membaik. Dikonfirmasi terpisah, kepala bidang penyuluhan pengolahan dan pemasaran didinas perkebunan dan perternakan (disbunnak), zulkarnain mengatakan sepekan terakhir harga karet kering mengalami peningkatan. “Kenaikan harga telah terlihat pasca lebaran dan seminggu terakhir selalu meningkat tinggi. Bahkan untuk kadar 100 % yakni Rp 20.665,” jelasnya. Sambungnya informasi harga tersebut berdasarkan data Singapore komoditi yang diolah dinas perdagangan Sumsel bersama gabungan pengusaha karet Indonesia (Gapkindo) sumsel. “Data hari kemarin mengalami sedikit kenaikan Rp 103 per kilo gram untuk kadar 100 %, lalu kadar 70 persen harganya Rp 14.466, dan 60 persen Rp 12.399, sedangkan kadar 50 % yakni Rp 10.333 dan kadar 40 % yakni Rp 8.266 per kilo gramnya,” tutup zulkarnain.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :