Asabri Rugikan Negara Rp 22,78 Triliun
JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
mengungkapkan hasil investigasi dalam rangka
perhitungan kerugian negara (PKN) atas dugaan
tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan
dan dana investasi PT Asabri (Persero). Perusahaan
asuransi sosial bagi TNI/Polri itu disebut merugikan
negara hingga Rp 22,78 triliun.
Hal itu disampaikan BPK pada konferensi pers bersama Kejaksaan Agung
(Kejagung) di Gedung Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (31/5).
Pada kesempatan itu, Ketua BPK
Agung Firman Sampurna menyampaikan, investigasi perhitungan kerugian
negara terhadap Asabri tersebut dilakukan untuk periode 2012-2019.
Dia mengungkapkan, pemeriksaan
BPK terhadap Asabri pada periode itu
menyimpulkan adanya kecurangan
dalam pengelolaan keuangan dan
dana investasi. Kecurangan tersebut
berupa kesepakatan penempatan dana
investasi yang dilakukan secara melanggar hukum pada beberapa pemilik
perusahaan atau pemilik saham dalam
bentuk instrumen investasi saham dan
reksa dana.
Investigasi BPK terhadap Asabri
menjadi salah satu dukungan dalam
pemberantasan tindak pidana korupsi yang ditangani oleh aparat
penegak hukum seperti Kejaksaan
Agung. Adapun pemeriksaan dalam
rangka menindaklanjuti permintaan
perhitungan kerugian negara yang
disampaikan Kejagung kepada BPK
pada 15 Januari 2021.
Pada kesempatan itu, Jaksa Agung
ST Burhanuddin menyatakan hasil
investigasi dalam rangka perhitungan
kerugian negara (PKN) atas dugaan
tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi
Asabri sebetulnya sudah diserahkan
BPK kepada Kejagung pada 27 Mei
2021. Sehari setelahnya atau pada 28
Mei 2021, Kejagung langsung menyerahkan berkas perkara dan barang
bukti tahap penuntutan.
Dia menyatakan, proses hukum
sedang berjalan sehingga berbagai
kemungkinan terkait penambahan
tersangka masih bisa terjadi, baik
tersangka individu maupun korporasi
(Oleh - HR1)
Tags :
#KorporasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023