;

Akhir Bulan Ini Kepastian Kerja Sama Freeport-Tsingshan

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 17 May 2021 Investor Daily, 17 Mei 2021
Akhir Bulan Ini Kepastian Kerja Sama Freeport-Tsingshan

Akhir bulan ini menjadi penentuan kepastian kerja sama PT Freeport Indonesia dengan Tsingshan Steel terkait pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) mineral tembaga. Perusahaan asal Tiongkok itu menawarkan model kerja sama yang menggiurkan di mana Freeport cukup menanggung 25% kebutuhan investasi.

Hanya saja, belum ada kesepakatan terkait kerja sama ini. Freeport masih melakukan kajian mendalam lantaran membutuhkan kepastian kerangka waktu pembangunan smelter yang harus rampung paling lambat Juni 2023 atau dalam dua tahun ke depan. Freeport berkejaran dengan waktu seiring dengan amanat Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang melarang ekspor mineral mentah dan mineral olahan di Juni 2023 nanti. Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, kerja sama dengan Tsingshan masih terus dimatangkan. Namun dia menegaskan, batas waktu paling lambat akhir bulan ini harus ada kepastian. Bila tercapai kesepakatan maka Juni nanti proses pembangunan bisa dimulai sehingga smelter rampung bertepatan dengan kebijakan ekspor mineral.

Tsingshan bakal membangun smelter di Halmahera, Maluku Utara. Adapun total investasi mencapai US$ 2,5 miliar untuk smelter berkapasitas 2,4 juta ton konsentrat tembaga. Lokasi smelter tersebut berbeda dengan proyek yang sedang digarap Freeport saat ini di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur. “Semuanya kami lakukan out standing, kalaupun missed di Tsingshan kan masih bisa di JIIPE, kami lanjutkan saja di JIIPE,” kata Orias

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengungkapkan, progres pembangunan di JIIPE telah menyelesaikan pematangan lahan (land clearing) dan pilling test. Kini proses pembangunan smelter segera memasuki tahap konstruksi. Adapun investasi smelter dengan kapasitas 1,7 juta ton konsentrat tembaga itu mencapai US$3 miliar. Tony pun mengungkapkan, Freeport masih melakukan pembicaraan dengan Tsingshan Steel terkait kerja sama pembangunan smelter. Bila tercapai kesepakatan dengan Tsingshan maka Freeport tak melanjutkan pembangunan smelter di JIIPE. Nantinya Freeport bakal memasok konsentrat ke smelter yang berlokasi di Halmahera tersebut.

(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :