;

Dampak Covid-19, Pandemi Gerus Nilai Ekonomi RI

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 29 Apr 2021 Bisnis Indonesia
Dampak Covid-19, Pandemi Gerus Nilai Ekonomi RI

Bisnis, JAKARTA — Nilai ekonomi nasional yang hilang akibat pandemi Covid-19 sepanjang tahun lalu tercatat mencapai Rp1.356 triliun. Angka tersebut dihitung oleh Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan dengan menggunakan dasar pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu.

Berdasarkan data Ba-dan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan yang di-peroleh Bisnis, angka Rp1.356 triliun tersebut setara dengan 8,8% dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun lalu.Adapun, penghitungan tersebut mengacu pada selisih realisasi PDB nominal 2020 dengan PDB nominal dalam target pertumbuhan ekono-mi yang tertuang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yakni sebesar 5,3%.“Dampak Covid-19 sangat dra-matis, mengguncang perekonomian dan membutuhkan biaya besar untuk menanganinya,” kata Ana-lis Kebijakan Madya BKF Wahyu Utomo, Rabu (28/4).

Intervensi fiskal juga telah di-lakukan oleh pemerintah sejak tahun lalu dan berlanjut pada tahun ini.Besarnya biaya penanganan pandemi Covid-19, kata Wahyu, terlihat dari penurunan PDB dan tekanan APBN baik dari sisi pen-dapatan, belanja, dan pembiayaan. Namun demikian, menurutnya, risiko ekonomi dan fi skal yang dihadapi Indonesia relatif moderat.

Kerugian ekonomi akibat pandemi memang cukup besar. Selain mengukur nilai ekonomi yang hilang, pemerintah juga melakukan penghitungan terkait dengan jumlah pendapatan yang hilang akibat pandemi.Berdasarkan catatan Bisnis, Ba-dan Perencanaan Pembangunan Nasional/Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas/PPN) mencatat, total loss of income atau pendapatan yang hilang dalam ekonomi mencapai Rp1.158 triliun.Laporan yang dirilis pada tahun lalu itu menggunakan asumsi penurunan jam kerja di sektor manufaktur dalam 30 pekan sebanyak 11,1 miliar jam akibat utilisasi industri yang hanya 50%.

(Oleh - HR1)

Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :