;

Industri Minuman Beralkohol, Pebisnis Masih Pesimistis

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 11 Feb 2021 Bisnis Indonesia
Industri Minuman Beralkohol, Pebisnis Masih Pesimistis

Bisnis, Jakarta - Pelaku industri minuman beralkohol pesimistis bakal mencetak pertumbuhan signifikan pada tahun ini seiring dengan pembatasan wilayah yang masih berlangsung di seluruh dunia. Pelarangan melakukan perjalanan untuk turis asing di berbagai negara masih terjadi saat ini. Alhasil, tahun ini hampir tidak akan ada pendorong kinerja minuman alkohol yang bisa diharapkan. Bahkan, terdapat izin impor tidak dilakukan karena tidak berani dengan lalu lintas internasional banyak tertahan akibat Covid-19.

Harapan besar diharapkan kepada Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, untuk mendorong industri minuman beralkohol. Industri ini paling tidak akan mulai menikmati pertumbuhan pada tahun depan usai kegiatan vaksinasi membuahkan hasil yang baik. Tanpa kegiatan sosial dan wisata, industri minuman alkohol akan kesulitan. 

Sementara itu, produsen susu dan produk turunannya, mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu. Pasalnya, pasal bisnis resto dan sejenisnyayang hilang berhasil diganti penjualan oleh sektor retail yang meningkat. Pandemi Covid-19 memang situasi yang sulit bagi banyak pihak secara global. Namun, pandemi juga telah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Alhasil, produk-produk terkait kesehatan, termasuk produk dari Greenfields, mendapat perhatian lebih dari masyarakat. 

(Oleh - IDS)

Download Aplikasi Labirin :