RI Gempur Pasar China
Otoritas Bea dan Cukai China (GACC) mencatat, total perdagangan Indonesia-China pada periode Januari-November 2020 sebesar 69,64 miliar dollar AS. Selama pandemi, total nilai ekspor Indonesia ke China meningkat sekitar 6 persen menjadi 33,1 miliar dollar AS, sedangkan impor dari China ke Indonesia turun 11,5 persen.
Komoditas utama yang saat ini diekspor Indonesia ke China adalah besi dan baja, kertas dan karton, tembaga, alas kaki, karet dan aluminium. Indonesia menempati posisi ke-14 negara pengekspor utama ke China.
Salah satu produk yang ekspornya menjanjikan untuk ditingkatkan adalah sarang burung walet. Indonesia saat ini menduduki peringkat pertama sebagai negara eksportir sarang burung walet ke China dengan pangsa pasar 75,3 persen. Nilai impor sarang burung walet China dari Indonesia pada Januari-November 2020 sebesar 350,93 juta dollar AS, meningkat 88,6 persen dari 2019.
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023