;

Revisi Aturan, BEI Akomodasi IPO Start-up

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 11 Jan 2021 Investor Daily, 11 Januari 2021
Revisi Aturan, BEI Akomodasi IPO Start-up

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memfinalisasi perubahan peraturan nomor I-A tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh perusahaan tercatat. Perubahan aturan ini dinilai akan mengakomodasi berbagai karakteristik emiten, termasuk perusahaan rintisan (start-up) teknologi untuk melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan sebagai penyedia infrastruktur pasar modal, BEI memberikan value proposition bagi calon emiten. BEI pun proaktif melihat acuan ke bursa-bursa global. “Rancangan peraturan pencatatan nomor I-A ini masih dalam tahap rule-making-rule, dimana pada Desember yang lalu bursa telah melakukan public hearing dan mengundang para stakeholder. Tahap berikutnya, BEI akan mematangkan rancangan tersebut dan menyampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). sehingga lebih dapat mengkomodasi termasuk start-up sekelas unicorn di Indonesia. BEI ber upaya menjadi lebih inklusif melalui program IDX Incubator, papan akselerasi dan pengembangan peraturan serta kebijakan lainnya,” jelas dia.

Hingga 4 Januari, sebanyak 28 perusahaan berada dalam pipeline BEI, terdiri atas enam perusahaan dari sektor perdagangan, jasa, dan investasi, dua perusahaan dari sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan, serta dua perusahaan dari sektor aneka industri. Lebih lanjut, sebanyak dua perusahaan dari sektor keuangan, dua perusahaan dari sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi, satu perusahaan dari sektor agrikultur, dan satu perusahaan dari sektor tambang. Sementara 12 perusahaan tengah dalam proses evaluasi dan pemetaan sektor di BEI. Akan menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia jika jumlah IPO 2021 dapat melebihi negara Asia Tenggara lainnya. Adapun pada Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), BEI menargetkan bisa menjaring 30 perusahaan melakukan IPO sepanjang 2021.

Tags :
#Startup
Download Aplikasi Labirin :