Pilihan Investasi 2020 : Aset Berisiko Makin Menarik di Tahun 2021
Menurut data Coinbase, di akhir tahun lalu kurs bitcoin mencapai USS 28.897,40 per btc. Jadi, sepanjang tahun lalu, harga bitcoin naik 302%.
Harga bitcoin mulai melesat di Oktober tahun lalu. Salah satu faktornya, investor institusi mulai masuk ke bitcoin. Salah satunya Massachusetts Mutual Life Insurance, yang membeli USS100 juta bitcoin awal Desember lalu.
Setelah bitcoin, emas juga memberi cuan lumayan tahun lalu. Jika Anda membeli emas Antam di akhir 2019 di harga Rp 771.000 per gram dan menjualnya saat harga buyback emas Antam mencapai Rp 855.000 akhir tahun lalu, Anda memperoleh cuan sebesar 10,89%.
Tahun ini, instrumen investasi pemberi cuan besar tersebut tetap bisa diandalkan. Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana menilai, harga obligasi, misalnya, masih akan naik seiring tren penurunan suku bunga acuan. Yield SUN tenor 10 tahun bisa mencapai rentang 5,5%-5,7%. Saat ini yield sudah 5,86%. Bitcoin juga masih menarik. Christopher menilai harga bisa mencapai USS 100.000 hingga USS 250.000 per btc.
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023