Rupiah Menguat Walau Terlambat
Tahun baru, level nilai tukar baru. Mengawali tahun 2021 ini, mata uang garuda mengepak kuat. Kemarin (4/1), kurs spot rupiah menguat 1,12% menjadi Rp 13.895 per dollar Amerika Serikat (AS). Ini level terkuat rupiah sejak 10 juni 2020.
Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengatakan, salah satu penyebab penguatan rupiah adalah tren bearish dollar AS. The greenback tertekan optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi global setelah berbagai negara mulai melakukan program vaksinasi Covid-19.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksikan dollar AS akan terus melemah. Kemarin, indeks dollar AS berada di level 89,95. Ini level terendah sejak April 2018.
Kepala Ekonom BCA David Sumual menilai penguatan rupiah kali ini karena overshoot dana asing yang masuk ke pasar saham dan obligasi Indonesia dengan nilai cukup besar. "Yang terpenting rupiah harus stabil dan punya daya saing dibanding mata uang emerging lain, " jelas dia.
Postingan Terkait
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023