Aset Konsolidasi IFG Capai Rp 76,2 Triliun
Holding asuransi dan
penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) membukukan aset konsolidasi mencapai
Rp 76,2 triliun pada awal 2021, meningkat dibandingkan awal pembentukan pada
medio Maret 2020 sebesar 72,5 triliun. Adapun total premi bruto Rp 18 triliun,
di mana total dana kelolaan konsolidasi holding mencapai Rp 81,8 triliun hingga
saat ini,” jelas Sekretaris Perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha dalam
keterangan resmi, Jumat (1/1). Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga
menyampaikan, kami bisa menggarap BUMN sebagai grup polis. Pegawainya bisa
lewat employee benefit, tidak tertinggal adalah konsumennya.
Sebagai induk holding, IFG memiliki sembilan entitas anak perusahaan yang fokus pada produk keuangan dan pasar modal, asuransi umum dan penjaminan, serta asuransi jiwa dan kesehatan. Adapun anak perusahaan IFG meliputi PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa.
IFG mengumumkan telah mengantongi
peringkat credit rating idAAA dari lembaga pemeringkat, Pefindo. Pihaknya
sangat bersyukur IFG yang baru dibentuk pada bulan Maret tahun 2020 sudah dapat
mencapai mengukir prestasi yang maksimal berlandaskan prudent dan good governance,”
Sementara itu, Pefindo dalam keterangan resminya menerangkan, peringkat idAAA ini menunjukkan bahwa IFG sebagai BUMN holding asuransi dan penjaminan terbesar di Indonesia diakui memiliki pengelolaan keuangan yang prima.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023