JP Morgan Perkirakan Ekonomi RI 2021 Tumbuh 4%
JP Morgan memperkirakan perekonomian Indonesia 2021 tumbuh 4% yang didukung oleh konsumsi sebesar 2,2%, investasi 1,2%, dan ekspor neto sebesar 0,7%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresisasi optimisme perekonomian Indonesia 2021 yang dirilis oleh JP Morgan tersebut. Sumber dari persoalan adalah masalah kesehatan karena kepercayaan masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial dan ekonomi yang menurun, sehingga game-changer-nya adalah vaksinasi. Vaksinasi akan meyelesaikan dua persoalan sekaligus, kesehatan dan kepercayaan publik untuk kembali beraktivitas dan berkegiatan sosial.
Pelaksanaan Undang-Undang Cipta Kerja merupakan reformasi struktural yang sudah lama ditunggu dan diyakini sebagai akselerator pertumbuhan perekonomian Indonesia adalah untuk mendorong penciptaan lapangan kerja melalui pemberian kemudahan berusaha dan investasi. Ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren pemulihan, setelah sempat terkontraksi yaitu tumbuh -5,32% (yoy) pada kuartal II/2020, pada kuartal II/2020 membaik menjadi -3,49% (yoy) atau tumbuh sebesar 5,5% (qtq).
Dalam APBN 2021, ekonomi Indonesia tahun depan diproyeksi tumbuh 4,5-5,5% dengan mempertimbangkan faktor vaksin Covid-19, reformasi struktural, dan dukungan ekspansi fiskal. Pemerintah memiliki pandangan yang lebih optimistis, namun tetap berhati-hati. Memang ekonomi diperkirakan tumbuh seitar 5%, tapi itu tergantung penanganan Covid-19 dan kemampuan untuk terus melakukan pemulihan ekonomi.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023