Prospek Kinerja 2021, Emiten Kesehatan Masih Bugar
Sido mengemas
pendapat Rp. 2,25 triliun dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk Rp. 640,8 miliar. Realisasi itu mencerminkan pertumbuhan
pendapatan 6,04% dan laba 10,78% secara tahunan. Senada pendapatan PT. Kalbe
Farma Tbk. ( KLBF ) tumbuh 1,6% year on year ( yoy ) manjadi 17,09% triliun dan
laba bersihnya naik 5,84% yoy menjadi Rp. 2,02 triliun per kuartal III/2020.
Dari kalangan emiten rumah sakit, pendapatan HEAL, meningkat 7,26% yoyo menjadi
2,88 triliun. Adapun, laba bersihnya memantul 24,57% yoy menjadi Rp. 261,65
miliar per 30 September 2020. Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtlus
mengatakan target kinerja keuangan untuk tahun ini masih sesuai dengan panduan
awal yang diberikan perseroan beberapa waktu lalu, yakni pertumbuhan penjualan
4% - 6% dan laba bersih naik sekitar 8% - 10%.
Direktur PT. Itama Ranoraya Tbk. Pratoto Raharjo mengatakan perseroan membidik tender pengaduan jarum suntik sekali pakai untuk proses vaksinasi Covid – 19 massal pada 2021. Hal tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong pendapatan emiten berkode saham IRRA itu untuk tumbuh 15% - 20% pada tahun depan. Direktur Keuangan PT. Indofarma Tbk. Herry Triyatno mengatakan bahwa perseroan berencana untuk memaksimalkan penjualan vaksin Covid – 19 yang diproyeksikan akan mulai terdistribusi pada awal 2021. Seperti diketahui, emiten berkode sahan INAF itu menjalin kerja sama dengan PT. Bio Farma ( Persero ) dan Novavax Inc, untuk pengadaan vaksin Covid – 19 di Indonesia. Pada akhir tahun ini, IRRA menargetkan perolehan laba inti ( core net profit ) mampu tumbuh di atas 20% yoy atau mencapai Rp. 40 miliar.
Kalangan analis memberikan proyeksi bahwa emiten sektor kesehatan termasuk farmasi, rumah sakit, dan layanan kesehatan masih akan di untungkan bahkan hingga awal tahun depan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Joshua Michael mempertahankan rekomendasi overweight terhadap sektor rumah sakit mengingat kinerja fundamentalnya dinilai bakal meningkat dalam beberapa periode ke depan.
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023