;

Saham Telekomunikasi Masih Belum Bangkit

Ekonomi Hairul Rizal 07 May 2025 Bisnis Indonesia
Saham Telekomunikasi Masih Belum Bangkit

Melansir laporan keuangan kuartal I/2025, sejumlah emiten telekomunikasi mencatatkan kinerja yang beragam di tengah tantangan ekonomi dan kompetisi industri yang ketat. Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Rajeev Sethi, menyampaikan bahwa EXCL berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 1,93% menjadi Rp8,6 triliun, namun laba bersih justru turun drastis 28,93% menjadi Rp384,5 miliar, dipengaruhi oleh persaingan ketat dan proses merger dengan Smartfren.

Sementara itu, PT Telkom Indonesia (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 4,01% menjadi Rp5,81 triliun dan penurunan pendapatan sebesar 2,11%. Meski begitu, manajemen TLKM menyebut perusahaan tetap menunjukkan ketahanan melalui pertumbuhan pada segmen digital, enterprise, dan data center.

Di sisi lain, PT Indosat Tbk. (ISAT) mencatat penurunan pendapatan menjadi Rp13,57 triliun, namun berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 1,31% menjadi Rp1,31 triliun. CEO Indosat, Vikram Sinha, menekankan pentingnya fokus pada pelanggan kelas menengah ke bawah dalam kondisi daya beli yang melemah, sambil mengoptimalkan pengalaman pelanggan.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis, dan Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menilai prospek sektor telekomunikasi tetap moderat hingga positif dengan peluang perbaikan di kuartal selanjutnya seiring kompetisi yang tidak terlalu agresif dan efisiensi operasional pasca-merger, khususnya pada ISAT. Tantangan utama yang masih dihadapi meliputi stagnasi ARPU, tekanan harga, dan kebutuhan investasi berkelanjutan dalam transformasi digital.

Serapan belanja modal (capex) juga menunjukkan komitmen terhadap penguatan jaringan dan digitalisasi: EXCL sebesar Rp1,24 triliun, ISAT Rp2,62 triliun (naik 22,8%), dan TLKM Rp5 triliun, dengan fokus pada jaringan dan layanan digital. Strategi capex ini mempertegas arah industri menuju penguatan infrastruktur dan layanan berbasis teknologi guna menjaga daya saing di tengah tekanan ekonomi dan dinamika pasar.


Download Aplikasi Labirin :