;

Sektor Otomotif Didorong untuk Kinerja Lebih Optimal

Ekonomi Hairul Rizal 15 Feb 2025 Bisnis Indonesia
Sektor Otomotif Didorong untuk Kinerja Lebih Optimal

Penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2024. Penjualan mobil secara wholesales tercatat sebesar 865.723 unit, turun 13,9% dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai lebih dari 1 juta unit. Begitu juga dengan penjualan ritel yang turun 10,9% menjadi 889.680 unit. Meskipun tahun politik diharapkan dapat mendorong daya beli, dampaknya belum signifikan.

Para pelaku industri otomotif masih berharap kinerja tahun 2025 akan lebih baik, dengan pameran seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) yang menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan penjualan. Pada IIMS 2024, penjualan otomotif berhasil mencapai Rp6,7 triliun, meningkat 26,4% dibandingkan tahun sebelumnya, dan 35% dari penjualan tersebut berasal dari kendaraan listrik.

Namun, meskipun ada optimisme, daya beli masyarakat yang belum pulih masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, sektor otomotif membutuhkan kebijakan insentif, seperti yang diajukan oleh Kementerian Perindustrian, untuk mendongkrak kinerja industri ini. Insentif seperti penghapusan atau pengurangan pajak dan relaksasi kebijakan diperkirakan dapat mendongkrak PDB dan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Meningkatkan rasio kepemilikan mobil yang masih rendah di Indonesia dibandingkan dengan negara lain juga dianggap sebagai peluang untuk pertumbuhan pasar otomotif di masa depan.

Tags :
#Otomotif
Download Aplikasi Labirin :