Kanada dan Meksiko Balas Perang Tarif Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah untuk mengenakan tarif tinggi pada impor dari Meksiko, Kanada, dan China setelah menunda selama dua pekan. Kanada dan Meksiko dikenai bea masuk impor hingga 25 persen. Adapun China dikenai tarif tambahan 10 persen dari tarif yang sudah diterapkan sebelumnya. Meksiko dan Kanada dengan sengit menanggapinya. Mereka akan mengenakan tarif balasan. Sementara itu, China akan mengadukan kebijakan tarif Trump ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tarif baru impor dari tiga negara itu akan diterapkan mulai Selasa (4/2/2025). Tarif impor ini berlaku kecuali untuk energi Kanada, seperti minyak, gas alam, dan listrik. Energi dari Kanada dikenai bea masuk 10 persen. Gedung Putih mengumumkannya pada Sabtu lalu atau Minggu dini hari waktu Indonesia. Trump menggunakan Undang-Undang KekuatanEkonomi Darurat Internasional sebagai basis kebijakan itu.
Gedung Putih mengatakan, perintahTrump juga mencakup mekanisme untuk menaikkan tarif jika negara-negara tersebut membalas AS dengan memberlakukan tarif balasan. Perintah tersebut juga akan memungkinkan pemberlakuan tarif impor Kanada pada barang senilai kurang dari 800 dollar AS. Saat ini, impor di bawah jumlah tersebut dapat masuk ke AS tanpa bea cukai. Washington telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada Ottawa soal pemberlakuan tariftersebut. Seorang pejabat senior Pemerintah AS, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengatakan bahwa tarif yang lebih rendah pada energi dari Kanada mencerminkan keinginan Trump untuk meminimalkan kenaikan harga energi di dalam negeri. Para ahli ekonomi telah memperingatkan bahwa pajak impor pada energi dapat meningkatkan inflasi di AS. Hal ini bisa jadi ganjalan bagi Trump karena selama kampanye dia juga berjanji menjinakkan inflasi.
CEO American Fuel & Petrochemical Manufacturers Chet Thompson mengatakan, perusahaan penyulingan minyak AS bergantung pada minyak mentah dari Kanada dan Meksiko untuk memproduksi bahan bakar yang terjangkau dan andal yang dibutuhkan konsumen setiap hari. Beberapa wilayah di AS juga bergantung pada produk olahan Kanada, seperti bensin, solar, dan minyak pemanas. Langkah balasan Gerah pada tarif yang dikenakan Trump, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum siap membalasnya. Sheinbaum mengatakan, dirinya memerintahkan Menteri Ekonomi Meksiko untuk menerapkan tindakan tarif dan nontarif guna melindungi kepentingan Meksiko. Sheinbaum membuat pengumuman tersebut dalam sebuah unggahan di X, Sabtu waktu setempat. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga mengambil langkah serupa dengan memberlakukan tarif 25 persen pada barang dari AS, total senilai 106,5 miliar dollar AS atau setara dengan 155 miliar dollar Kanada. Tarif balasan Kanada pada barang-barang dari AS dimulai Selasa besok dengan nilai awal 30 miliar dollar Kanada. (Yoga)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
03 Feb 2026
Perdagangan AS-China
30 Jun 2025
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
28 Jun 2025
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
28 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023