;

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 - Politik Uang Kian Rawan

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 14 Aug 2020 Bisnis Indonesia
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 - Politik Uang Kian Rawan

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawalu) Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa lembaganya mulai melakukan identifikasi potensi pelanggaran dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dan Politik uang diperkirakan  akan sulit dibendung dan  merebak  di tengah kondisi seperti ini. Hal tersebut    lantaran banyak masyarakat di daerah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan politisasi SARA dan praktik politik uang masih jadi ancaman terbesar pada pelaksanaan pilkada 2020. Dia menuturkan kontestasi dengan memanfaatkan agama serta simbol lainnya terkait dengan keagamaan untuk menyudutkan pihak lain, memunculkan ketidaksetaraan politik dan mencederai proses pemilihan di Indonesia.

Calon kepala daerah, katanya harus belajar banyak atas pengalaman praktik politik yang terjadi di DKI Jakarta pada Pilkada 2017 dan Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. Tidak sedikit pelaku yang mengusung isu SARA ditindak oleh penegak hukum.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meminta petugas di lapangan tetap berhati-hati dalam bekerja dan menjaga integritas serta profesionalitas.

Tags :
#Dalam Negeri
Download Aplikasi Labirin :