;

Penurunan BI Rate: Saham Bank Kembali Menanjak

Ekonomi Hairul Rizal 22 Jan 2025 Kontan
Penurunan BI Rate: Saham Bank Kembali Menanjak
Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) ke 5,75% membawa optimisme pada sektor perbankan di pasar modal. Praska Putrantyo, CEO Edvisor, menilai penurunan ini meningkatkan harapan pertumbuhan kredit perbankan hingga 11%-12% tahun ini, yang juga menarik minat investor asing pada saham bank. Saham Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat kenaikan signifikan sebesar 13,13% sepekan terakhir, sementara Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 10,08%.

Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, menyebut tren penurunan saham bank telah berakhir dan musim pembagian dividen turut menjadi katalis positif. Ia memproyeksikan saham-saham bank besar, seperti BBNI, BBRI, BMRI, dan BBCA, akan terus menguat dalam jangka pendek. Namun, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan laba bank tidak akan langsung melonjak signifikan, mengingat kondisi ekonomi masih memengaruhi kredit.

Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI, menilai dampak positif penurunan BI rate terhadap likuiditas bank perlu didukung dengan kebijakan lain, seperti penurunan bunga SRBI. Hal ini penting untuk memastikan likuiditas yang lebih cair.

Lani Darmawan, Direktur Utama Bank CIMB Niaga, menyebut fokus banknya tahun ini adalah ekspansi sektor UMKM dan ritel untuk meningkatkan margin. Ia berharap penurunan suku bunga BI dapat mendorong permintaan kredit, meskipun dampaknya masih terlalu dini untuk diukur.

Meskipun penurunan suku bunga memberikan sentimen positif bagi saham perbankan, dampaknya terhadap kinerja keuangan bank diperkirakan baru terasa di kuartal II 2025.
Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :