Gaikindo Optimis Penjualan Capai 1 juta unit
Pasar otomotif Indonesia pada tahun 2025 sangat bergantung pada kebijakan perpajakan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, menyatakan bahwa penjualan mobil tahun ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kebijakan opsen pajak yang bisa menaikkan harga mobil di daerah tertentu, serta tantangan lain seperti suku bunga Bank Indonesia yang masih tinggi dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Meskipun penjualan mobil pada 2024 turun 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya, penjualan tersebut masih melampaui target yang ditetapkan Gaikindo. Di sisi lain, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimistis penjualan mobil 2025 akan terus mengikuti tren positif yang sama dengan 2024, dengan fokus pada kendaraan ramah lingkungan dan segmen hibrida yang semakin diminati oleh konsumen.
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023