Memburu Untung di Bisnis Logistik
Sejumlah maskapai penerbangan mengandalkan alternatif sumber pendapatan dari pengangkutan barang. Sebab, pendapatan dari pengangkutan penumpang belum pulih akibat situasi pandemi Covid-19.
Presiden Direktur Lion Air, Edward Sirait, menuturkan bisnis pengangkutan barang yang dikelola oleh anak usaha perseroan, Lion Parcel, terus meningkat. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan tren bisnis pengangkutan penumpang.
Peningkatan pengangkutan kargo ditopang oleh pergeseran pola hidup masyarakat yang semakin banyak berbelanja secara online. Bisnis angkutan barang pun ketiban untung ketika pergerakan manusia dibatasi, yang membuat pengiriman barang menjadi pilihan. Edward mengklaim korporasinya memiliki kapasitas ekspansi yang lebih besar lantaran memiliki armada penerbangan yang menyokong kecepatan pengiriman barang.
Kepala Eksekutif Lion Parcel, Farian Kirana, mengatakan volume pengiriman barang meningkat 17 persen dibanding pada masa sebelum pandemi. Kebanyakan barang yang diangkut adalah pakaian, masker, dan alat kesehatan.
Pergeseran bisnis juga dilakukan maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Direktur Utama Garuda, Irfan Setiaputra, menuturkan selama ini perusahaannya terlalu berkonsentrasi ke pelayanan penumpang. Saat ini Garuda memiliki 10 penerbangan khusus kargo dalam sehari.
Korporasi pengelola bandara juga turut memfasilitasi perluasan bisnis pengangkutan barang. Menurut Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Salahudin Rafi, pihaknya tengah merumuskan pengembangan Cargo Village untuk mendukung aktivitas logistik di Bandara Kertajati, Majalengka.
Tak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, BIJB juga tengah mendekati salah satu maskapai untuk membuka penerbangan sewa khusus kargo ke Bandara Kertajati. Menurut Rafi, penerbangan khusus kargo layak digencarkan karena segmen ini belum banyak digeluti maskapai.
Postingan Terkait
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023