Ekonomi Indonesia Masih Tertinggal dari Vietnam
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diproyeksikan berada di kisaran 5%-5,3%, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan eksternal seperti perlambatan permintaan global, penurunan harga komoditas, dan ketidakpastian geopolitik. Menurut Enrico Tanuwidjaja, ASEAN Economist UOB Indonesia, perekonomian Indonesia akan tetap bertumbuh positif dengan proyeksi 5,3%, didukung pemulihan perdagangan elektronik, arus investasi asing, dan sektor pariwisata. Namun, pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan Vietnam (6,6%) dan Filipina (6,5%).
Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, menyoroti risiko eksternal seperti kebijakan proteksionis AS dan penurunan harga komoditas utama Indonesia, seperti minyak mentah, batubara, dan CPO. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,15% pada 2025, yang masih akan didorong konsumsi rumah tangga dan investasi.
Kedua ekonom sepakat bahwa pemerintah perlu mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan investor. Hal ini bisa dilakukan melalui kebijakan fiskal yang proaktif, penguatan diversifikasi ekspor, serta upaya menarik investasi asing demi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Tags :
#Ekonomi MakroPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
26 Jun 2025
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
25 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023