Stabilisasi Harga Beras untuk Masyarakat
Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 diprediksi akan berlangsung dengan lebih stabil dari sisi pangan, terutama beras. Harga beras saat ini relatif stabil, dengan harga beras premium dan medium di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pada berbagai zona. Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, memprediksi bahwa tidak akan terjadi gejolak harga beras menjelang Nataru, didukung dengan panen di beberapa daerah dan stok beras pemerintah yang cukup. Direktur Supply Chain Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, juga memastikan distribusi beras tepat sasaran untuk menjaga kestabilan harga. Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa stok beras mencapai 2 juta ton, yang merupakan yang terbesar dalam lima tahun terakhir, dan Kementan telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung swasembada pangan beras. Program-program optimasi lahan dan perluasan area tanam juga tengah dijalankan untuk memastikan keberlanjutan pasokan beras di masa mendatang.
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023