Skema gotong royong penyediaan rumah murah dan gratis
Pengembang perumahan mengapresiasi rencana pemerintah menerapkan skema gotong royong penyediaan rumah murah dan gratis untuk mencapai target pembangunan 3 juta rumah per tahun. Namun, skema ini perlu diperjelas agar memenuhi aspek keberlanjutan. Agar berkelanjutan, dibutuhkan regulasi dan skema yang terencana. Menurut Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto, pihaknya mengapresiasi program gotong royong perumahan yang digulirkan Kemenpera dan Kawasan Permukiman bekerja sama dengan lintas kementerian/lembaga dan pelaku swasta.
Program 3 juta rumah memerlukan pola atau skema yang berkelanjutan dan bisa dikerjakan bersama-sama. Ia menambahkan, bergulirnya program bantuan rumah gratis di sisi lain menyebabkan sebagian kalangan masyarakat berpenghasilan rendah menunda akad pembelian rumah karena menunggu bantuan rumah gratis. Padahal, bantuan rumah gratis belum tentu tersebar merata. Guna menggenjot realisasi 3 juta rumah per tahun, REI akan mendukung program-program yang sudah dirumuskan oleh tim Satgas Perumahan terkait skema pembiayaan dan suplai program 3 juta rumah.
Satgas Perumahan dibentuk pada Maret 2024 oleh Prabowo sebagai tim transisi untuk pembentukan Kemenpera dan Kawasan Permukiman. Skema pembiayaan yang dirumuskan Satgas Perumahan, antara lain, bauran sumber dana perumahan dari sejumlah lembaga keuangan, seperti BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, dan Asabri. Lembaga-lembaga keuangan ini diharapkan bisa menempatkan dananya di bank-bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023