;

Perekonomian melambat karena mesin utama melambat

Ekonomi Yoga 06 Nov 2024 Kompas
Perekonomian melambat karena mesin utama melambat

BPS mencatat ekonomi Indonesia triwulan III-2024 tumbuh 4,95 % secara tahunan. Konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan tumbuh melambat. Konsumsi rumah tangga yang masih jadi konntributor utama pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III-2024 tumbuh 4,91 %, lebih rendah dibanding triwulan III-2023 sebesar 5,05 %. Konsumsi rumah tangga juga melambat dibanding triwulan II-2024 sebesar 4,93 %. Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, konsumsi rumah tangga melambat karena tidak ada efek musiman, seperti hari raya keagamaan dan liburan sekolah yang bisa mendongkrak konsumsi.”Jadi, kalau dibandingkan dengan triwulan II-2024, level konsumsi menurun karena pada triwulan II-2024 itu sudah terjadi puncak konsumsi masyarakat yang bertepatan dengan Lebaran, Idul Fitri, dan Idul Adha,” kata Amalia dalam konferensi pers yang digelar hibrida, Selasa (5/11).

Industri pengolahan yang juga kontributor utama perekonomian pun melambat. Industri manufaktur tumbuh 4,72 % secara tahunan pada triwulan III-2024, melambat dari 5,19 % pada triwulan III-2023 dan lebih rendah dari 4,83 % pada triwulan III-2022. Di saat konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan melambat, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2024 tertolong oleh kinerja ekspor yang mampu tumbuh hingga 9,09 % secara tahunan. Sementara impor tumbuh 11,47 % secara tahunan. Seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi triwulan III-2024, BPS mencatat,tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Agustus 4,91 % atau 7,47 juta orang, meningkat tipis dibanding 0,82 % atau 7,20 juta orang pada Februari 2024. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :