;

Mempercepat Langkah Menuju Energi Bersih

Lingkungan Hidup Hairul Rizal 15 Oct 2024 Bisnis Indonesia
Mempercepat Langkah Menuju Energi Bersih

Pertemuan Pemimpin Asia Zero Emission Community (AZEC) ke-2 di Vientiane, Laos, menyoroti komitmen negara-negara Asia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dan mendorong dekarbonisasi, terutama melalui kolaborasi lintas batas di kawasan Indo-Pasifik. Indonesia, yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memainkan peran penting dalam memajukan inisiatif Joint Crediting Mechanism Jepang, yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Para pemimpin AZEC menyetujui “tiga terobosan” yang menargetkan perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan ketahanan energi, serta meluncurkan rencana aksi untuk dekade mendatang. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah diversifikasi energi, peningkatan efisiensi energi, dan penggunaan teknologi energi terbarukan seperti sel surya perovskit, panas bumi, hidrogen, dan Carbon Capture, Utilisation, and Storage (CCUS). Indonesia, dengan proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan dan konversi minyak kelapa menjadi bahan bakar pesawat, juga akan mendapatkan keuntungan langsung.

Dalam konteks pendanaan, Australia mengumumkan dukungan senilai 2 miliar Dolar Australia untuk AZEC, sementara AZEC terus mengupayakan pembiayaan transisi energi. Indonesia berencana memperkuat pasar karbonnya untuk menarik investasi, mempromosikan integritas tinggi dalam perdagangan karbon, dan berkontribusi pada ketahanan energi regional.

Tags :
#Energi
Download Aplikasi Labirin :