Swasta Menyiapkan Delapan Kluster untuk Pembangunan Kilang Mini
Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) swasta yang tergabung dalam Aspermigas berencana mengembangkan delapan kluster proyek kilang mini dengan kapasitas total mencapai 20 000 barel per hari. Ketua Umum Aspermigas, John S Karamoy menyampaikan, pihaknya sedang menunggu jaminan dari pemerintah misalnya izin kepastian offtaker atau pembeli produk. Hal ini sudah direncanakan beberapa tahun lalu tapi belum berjalan. Menurutnya, pihaknya bersama BUMD ingin merealisasikan dan mengharapkan kedelapan unit bisa selesai di tahun 2027. Kelak kilang mini itu juga dapat mengonversi 1 barel minyak mentah menjadi BBM di atas 80%.
Ia menambahkan, ada banyak kendala ketika perusahaan Indonesia mau jadi pelaku atau investor untuk kilang, antara lain Pertamina masih menguasal produk-produk kilang yang dinilai turut berdampak pada market share. Kendala lainnya adalah kepastian suplai minyak dari Kontraktor kontrak Kerja Sama (KKKS), kepastian lahan hingga bankability sebuah proyek. Namun menurutnya sebagian besar persyaratan sudah dilakukan, hanya saja ada satu yang mengganjal, khususnya dari luar yaitu sovereign guarantee.
Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Soerjaningsih menyebutkan, pemerintah tidak memberikan batasan maupun larangan bekerjasama dalam penugasan PT Pertamina. Dia menjamin pemerintahan siap memberikan sejumlah fasilitas pendanaan seperti tax holiday dan soal kepastian lahan. Bahkan, dukungan juga diberikan untuk pengerjaan kilang dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).
Tags :
#MigasPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023