Cuan dari Ikan Gabus
Tiga kolam berdinding kayu, beralas terpal, dengan dinaungi paranet tertata di halaman rumah Nad (64) di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Samar-samar tampak ratusan ikan gabus (Channa striata) berenang di dasar kolam dengan air berwarna gelap. Di sekeliling rumah Nad, perkebunan kelapa sawit seakan tiada habis. Meski memiliki pohon kelapa sawit, Nad memilih memenuhi kebunnya dengan hamparan tanaman nanas. Sejak awal 2024, kesibukannya bertambah dengan memelihara 2.500 ikan gabus. Siang itu, Rabu (18/9/2024), Nad kedatangan seorang anggota staf PT Alam Siak Lestari bernama Legianto (33). Di PT Alam Siak Lestari, salah satu tugas Legianto adalah mendampingi pembudidaya ikan gabus. Kepada Legianto, Nad menceritakan, seekor ikan baru saja mati, padahal air di ketiga kolam belum lama diganti. Air kolam diambil dari sungai kecil yang mengalir di depan rumah.
Legianto lalu membuka kotak berisi perlengkapan pengukur keasaman (pH) air. Salah satu kolam terindikasi lebih asam dibandingkan dua kolam lain. Ia menduga, itu penyebab ikan mati. Nad lalu diminta menaburkan kapur dolomit ke kolam yang terlalu asam. Sekitar 1,5 jam perjalanan dari tempat Nad, di laboratorium PT Alam Siak Lestari yang terletak di Kecamatan Siak, Rifa’i (30), seorang anggota staf, tengah mengolah puluhan ikan gabus. Ikan gabus segar berbobot 500 gram sampai 800 gram dipisahkan antara daging, isi perut, dan kulitnya. Daging ikan gabus kemudian dipotong dan dikukus selama tiga jam dengan alat khusus. Ketika daging ikan gabus dikukus, terdapat uap air yang kemudian didinginkan menjadi ekstrak atau sari albumin cair.
Daging ikan gabus yang telah dikukus kemudian dipisahkan dari tulangnya, lalu dikeringkan dengan alat khusus sampai kadar airnya tinggal 8 persen. Daging ikan yang sudah keringkemudian dihaluskan sampai berbentuk tepung. Tepung ikan gabus yang dihasilkan memiliki kandungan albumin 17-20 persen. Jumlah itu lebih tinggi dari Standar Nasional Indonesia (SNI) sebesar 15 persen. Tepung berisi ekstrak atau sari albumin lalu dimasukkan ke dalam kapsul dan dipasarkan dengan merek Albugo. Aktivitas budidaya ikan gabus yang dilakukan Nad dengan pengolahan ikan gabus oleh PT Alam Siak Lestari terhubung oleh gambut. Ketika terjadi kebakaran lahan pada 2015, Kabupaten Siak menjadi salah satu lokasi di Provinsi Riau yang lahan gambutnya terbakar hebat. Sebanyak 57 persen wilayah Kabupaten Siak merupakan tanah gambut. (Yoga)
Tags :
#perikananPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
26 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023