INTP Tingkatkan Penjualan Semen di Pasar Domestik
Emiten produsen semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penjualan semen sebanyak 11,9 juta ton hingga bulan Agustus 2024 lalu. Jumlah ini meningkat 10,18% year on year (yoy) dibandingkan periode Januari-Agustus 2023 yang sebesar 10,8 juta ton. Corporate Secretary INTP Dani Handajani mengatakan, realisasi penjualan itu sejalan dengan target yang telah ditetapkan Perusahaan di awal tahun ini. "Indocement berhasil menjual semen sebanyak 11,9 juta ton dengan pangsa pasar mencapai 29,7%," ungkap Dani ke KONTAN, Rabu (2/10). Pertumbuhan penjualan itu turut ditopang oleh penjualan yang dibukukan PT Semen Grobogan. Perusahaan semen tersebut diakuisisi INTP pada Desember 2023 lalu. Semen Grobogan banyak menyumbang penjualan di wilayah Jawa Tengah.
Dengan bergabungnya Semen Grobogan, Manajemen INTP optimistis kinerja penjualan akan terus bertumbuh ke depannya. Dani menuturkan, pertumbuhan penjualan semen masih ditopang konsumsi semen curah.
Terjadi peningkatan signifikan pada komposisi pendapatan produk semen curah, yakni dari 25,4% pada semester I-2023 menjadi 30,6% pada semester I-2024.
Kendati pendapatan meningkat, tapi INTP mengalami penurunan laba bersih sebesar 37,76%
year on year
(yoy), yakni dari Rp 698,43 miliar di paruh pertama 2023 menjadi Rp 434,70 miliar di semester I-2024.
Adapun, terkait belanja modal atau
capital expenditure
(capex) tahun ini, INTP menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun. Adapun, penyerapan capex hingga semester I-2024 sebesar Rp 248 miliar.
Selain itu, Manajemen INTP berharap, kebijakan lanjutan pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia dapat menggairahkan sektor properti, sehingga dapat menaikkan penjualan semen.
Di sisi lain, INTP juga berharap, agar pemerintah baru bisa meneruskan program insentif pajak pertambahan nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk sektor properti. Bukan saja sektor properti, insentif itu juga menjadi salah satu katalis positif bagi industri semen.
Tags :
#KorporasiPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023