;

Efek Insentif dan Suku Bunga

Ekonomi Hairul Rizal 30 Aug 2024 Kontan
Efek Insentif dan Suku Bunga

Pundi-pundi laba PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih akan padat berisi di sisa tahun ini. Kinerja emiten properti Grup Sinar Mas itu disokong sejumlah sentimen positif, seperti prospek suku bunga yang lebih rendah dan berlanjutnya insentif sektor properti. Di separuh pertama tahun ini, kinerja BSDE lumayan moncer. Pendapatan usaha BSDE naik 46,99% menjadi Rp 7,34 triliun. Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Yasmin Soulisa mengatakan, solidnya kinerja BSDE akibat penjualan properti yang lebih tinggi dan margin yang lebih baik. Sebagian besar pertumbuhan segmen properti berasal dari proyek perumahan yang tumbuh 84,8% year on year (yoy) menjadi Rp 3,12 triliun. Yasmin juga menyoroti, margin laba kotor dan laba bersih BSDE semakin membaik. Dengan margin yang lebih tinggi dan kerugian valuta asing (valas) yang lebih rendah, BSDE pun bisa mengantongi laba bersih yang tinggi, 94,3% yoy. Angka ini melampaui ekspektasi Ciptadana Sekuritas dan konsensus. Analis Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda menambahkan, solidnya kinerja keuangan BSDE juga terlihat dari capaian prapenjualan alias marketing sales. Hingga akhir Juni 2024 lalu, BSDE mencetak marketing sales sebesar Rp 4,84 triliun, setara 51% dari target tahun 2024 yakni Rp 9,5 triliun. Vicky memprediksi, kinerja BSDE hingga akhir tahun ini masih akan melanjutkan tren pertumbuhan. 

Optimisme itu seiring adanya potensi pemangkasan suku bunga acuan yang dapat mengurangi beban penjualan properti, serta menjadi daya tarik bagi sektor properti. Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahnaf Yassar juga menilai, pemotongan suku bunga memungkinkan peningkatan laba yang cukup besar dan meningkatkan sentimen harga saham BSDE. Suku bunga rendah akan membantu mengurangi beban bunga BSDE yang sebesar 23% dari laba sebelum pajak di semester I-2024. Yasmin menambahkan, BSDE juga akan mendapat cuan dari layanan operasi jalan tol yang makin ramai. Yasmin pun merevisi naik perkiraan pendapatan dan laba bersih BSDE menjadi Rp 14.77 triliun dan Rp 4.04 triliun di akhir tahun ini. Namun, Vicky menyarankan wait and see dahulu karena harga BSDE sudah cukup tinggi. Jika menembus resistance , maka dapat trading buy

Download Aplikasi Labirin :