INVESTASI GIAT DI SEKTOR AI OLEH PERUSAHAAN SWASTA
Investasi swasta di sektor kecerdasan buatan (AI) diprediksi akan meningkat seiring dengan pemanfaatan teknologi ini untuk memudahkan proses bisnis. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, mengungkapkan bahwa investasi untuk teknologi generative AI di perusahaan swasta global telah naik enam kali lipat dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2021, nilainya mencapai USD 4 miliar per tahun, dan meningkat menjadi USD 25 miliar per tahun pada 2023.
Meskipun ada kekhawatiran tentang hilangnya pekerjaan akibat otomatisasi, teknologi AI juga menciptakan peluang baru di berbagai sektor. Sebagai contoh, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah menggantikan 2.000 penjaga pintu tol dengan 1.500 orang yang mengelola data, menunjukkan adanya pekerjaan yang hilang dan muncul secara bersamaan. Di sektor konstruksi, PT Hutama Karya (Persero) telah menggunakan AI untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) hingga 50%. Komunitas Kagama Artificial Intelligence (KagamAI) juga didirikan untuk mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia, dengan potensi AI yang besar di masa depan.
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023