;

Megawati Heran Kadernya Jadi Target

Megawati
Heran
Kadernya
Jadi Target

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kembali menyuarakan keheranannya terkait tindakan aparat penegak hukum yang kerap menjadikan kader partainya sebagai sasaran penegakan hukum. KPK menegaskan, penegakan hukum yang dilakukan lembaga itu tidak menarget partai tertentu. Megawati menyampaikan keheranannya terkait sejumlah kadernya yang menjadi sasaran penegak hukum saat menjadi pembicara kunci dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Perindo di Jakarta, Selasa (30/7). ”Kenapa kami dibeginikan? Saya sampai tanya, PDI Perjuangan, saya, kan, nanya sama ahli tata negara, pengacara, sebenarnya salah saya ini opo,” kata Megawati.

Bersamaan dengan pernyataan Megawati di Mukernas Perindo, KPK menjadwalkan pemeriksaan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya, Alwin Basri, yang menjabat Ketua Komisi D DPRD Jateng, sebagai saksi. Keduanya merupakan kader PDI-P. Alwin memenuhi panggilan KPK, sedangkan Hevearita tak hadir. Seusai diperiksa, Alwin mengatakan mengikuti proses hukum. Sementara Hevearita tidak hadir karena menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang. Jubir KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengatakan, Hevearita sudah menyampaikan surat permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan, 1 Agustus 2024.

Dalam kasus ini, KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji pengadaan barang atau jasa di Pemkot Semarang tahun 2023-2024 pada 11 Juli 2024. Selain itu, diduga ada pula pemerasan terhadap PNS atas insentif pemungutan pajak dan retribusi Kota Semarang serta dugaan penerimaan gratifikasi. KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yakni dua orang pihak swasta dan dua penyelenggara negara. Informasi yang diperoleh Kompas, Hevearita dan Alwin termasuk di antaranya.Tessa menampik ada kesengajaan dari KPK untuk menyasar Hevearita setelah pernyataan Megawati di Mukernas Perindo. ”Dalam hal ini kebetulan bersamaan dengan statement Ibu Megawati. Namun, tidak ada hal yang disengaja. Tidak ada KPK menargetkan partai-partai tertentu,” katanya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :