;

Kurangi Sampah, Raup Pundi-pundi Rupiah

Kurangi Sampah, Raup Pundi-pundi Rupiah

Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengurangan sampah hingga 28 % pada 2024, dengan menerapkan ekonomi sirkular, yakni memanfaatkan potensi ekonomi dari pengolahan sampah yang mencapai triliunan rupiah. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Festival Ekonomi Sirkular di Taman Menteng, Jakpus, pada Rabu dan Kamis (17-18/7). Pada tahun kedua festival ini, Pemprov DKI menguatkan promosi dan implementasi ekonomi sirkular melalui edukasi dan pameran, lokakarya, serta jejaring di antara pegiat bank sampah. Festival tersebut juga menampilkan usaha biokonversi maggot black soldier fly (BSF), kompos, dan ecoenzyme, serta UMKM hijau, kelompok tani hutan, usaha rintisan, industri, dan lembaga keuangan.

Ekonomi sirkular penting karena Jakarta menghasilkan 7.800 ton sampah tiap hari, yang terus bertambah jika tidak terkelola dari sumbernya atau dari masyarakat melalui gaya hidup minim sampah dan pengolahan sampah yang bernilai ekonomis. Gaya hidup minim sampah dan pengolahan sampah itu dihadirkan dalam 25 stan di Taman Menteng. Masyarakat diharapkan datang, mendapat wawasan, dan terinspirasi untuk memulai diet sampah. Selain itu, pegiat lingkungan bisa berjejaring untuk memanfaatkan potensi pengolahan sampah. Studi yang dilakukan OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten serta peneliti terkait menemukan, potensi ekonomi sampah mencapai triliunan rupiah. Contoh, potensi biokonversi maggot BSF sebesar Rp 1,8 triliun, pupuk cair Rp 3,8 triliun, dan pupuk padat Rp 1,3 triliun. Usaha-usaha ini juga bisa menciptakan 1,3 juta lapangan kerja baru. (Yoga)


Tags :
#Varia #Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :