Pemecatan Mendadak Ratusan Guru Honorer di Jakarta Diprotes
Ratusan guru honorer di sekolah negeri di Jakarta tiba-tiba diberhentikan secara sepihak oleh dinas pendidikan. Mereka diduga terdampak kebijakan pembersihan atau cleansing guru honorer sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK. Sejumlah pihak memprotes pemberhentian secara mendadak tersebut. Para guru honorer itu kesulitan mencari tempat mengajar yang baru seiring dimulainya tahun ajaran baru. ”Tidak ada info jauh-jauh hari untuk mewanti-wanti saya bersiap mencari-cari pindah sekolah, tetapi langsung di-cut tanpa adanya pemberitahuan,” kata Fajar, guru honorer SMP negeri di Jakut, Selasa (16/7). Ia mengungkapkan, pada Jumat (5/7), tiba-tiba dirinya mendapat pesan dari pengurus sekolah yang berisi tautan Google Spreadsheet yang di dalamnya terdapat nama 173 guru honorer se-Jakut yang di-cleansing. Guru Bahasa Indonesia ini bahkan tidak diperbolehkan lagi mengajar saat itu juga oleh kepala sekolah.
Ini menjadi pukulan berat bagi Fajar. Dia tidak bisa lagi mencari lowongan kerja di sekolah swasta yang sudah memulai tahun ajaran baru. Nasibnya kini terkatung-katung tanpa ada pekerjaan. Hal yang sama dialami Andi, guru honorer SMA negeri di Jakbar. Andi masih bisa mengajar, tapi tanpa dibayar sebagai imbas kebijakan mendadak ini. ”Kami dirugikan karena tidak bisa mengikuti perekrutan di sekolah swasta lain yang sudah tutup pendaftaran. Saya bingung sekarang,” ucap Andi. LBH Jakarta telah menerima aduan langsung dari 107 guru honorer jenjang SD hingga SMA atau sederajat pada Senin. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah karena belum semua guru honorer bersuara. ”Guru honorer juga ketakutan. Ada laporan intimidasi dan teror yang dilakukan setelah memprotes kebijakan tersebut,” ujar Fadhil Alfathan, pengacara publik LBH Jakarta, Selasa. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023