Sejumlah Merek Baru dari China Diyakini Dongkrak Penjualan Mobil
Di tengah angka penjualan mobil yang lesu sepanjang tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo tetap optimistis dan tidak merevisi target penjualan mobil tahun ini di angka 1,1 juta unit. Gaikindo meyakini penjualan mobil akan kembali menggeliat cepat karena rangsangan hadirnya sejumlah merek baru yang akan meramaikan pasar Tanah Air. Pada hari Kamis (13/6) Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan, kendati lima bulan pertama penjualan mobil lesu, pihaknya optimistis penjualan akan segera terkerek naik sampai akhir tahun. Faktor pendorong terkuat adalah kedatangan merek-merek mobil baru yang akan meramaikan pasar mobil Tanah Air.
”Ada 13 merek mobil baru yang sudah masuk dan akan masuk tahun ini,” ujarnya. Merek baru itu kebanyakan dating dari China, antara lain BYD dan Beijing Automotive Group atau BAIC. Ada pula pabrikan mobil asal Vietnam, Vinfast. Merek-merek mobil tersebut akan memberikan teknologi dan model baru yang meramaikan pasar otomotif Tanah Air. Mereka menawarkan mobil bertenaga BBM dan mobil elektrik. Kendaraan terelektrifikasi, baik mobil listrik baterai maupun hibrida, ia yakini akan menjadi faktor pendorong penjualan mobil. Apalagi pemerintah telah menunjukkan keseriusan dalam mendorong transisi energi dengan memberikan insentif pajak yang bisa mendorong populasi dan penjualan mobil listrik. Saat ini, lanjut Rizwan, penjualan mobil listrik baru 2 % dari total penjualan. Namun, seiring infrastruktur dan ekosistem mobil listrik, populasi kendaraan jenis ini diyakini bertumbuh. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023