Pemerintah Siapkan Rp 121 Triliun untuk BUMN
Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 121,73 triliun kepada 12 perusahaan BUMN sebagai dukungan tambahan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Total anggaran ini terbagi dalam beberapa skema, yakni kompensasi, bantuan sosial, dana talangan modal kerja, hingga Penyertaan Modal Negara (PMN).
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, PEN untuk BUMN ditujukan bagi perusahaan-perusahaan yang terkena dampak Covid-19 dan memiliki peranan penting dalam perekonomian ataupun masyarakat.
Ada beberapa kriteria yang sudah ditentukan, diantaranya mereka memiliki pengaruh terhadap hajat hidup masyarakat dan peran sovereign yang dijalankan BUMN, dan juga memiliki eksposur terhadap sistem keuangan dengan kepemilikan pemerintah yang signifikan.
Dari kriteria tersebut, pemerintah menetapkan 12 BUMN yang mendapatkan dukungan melalui program PEN tahun ini, diantaranya PT PLN, Perum Bulog, dan PT Garuda Indonesia.
Sri menekankan, pemberian dana ini tidak berarti menutupi permasalahan hukum BUMN yang kini sedang menghadapi masalah hukum. Penyaluran bantuan dilakukan dengan tata kelola dan akuntabilitas serta transparansi yang tinggi.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melibatkan pihak terkait, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam operasional yang melibatkan dana talangan.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Isa Rachmatarwata menekankan, pemilihan skema penyaluran bantuan kepada BUMN telah dilakukan dengan perhitungan matang.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023